Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Putusan Sela Sudikerta Ditolak, Hakim Minta JPU Lakukan Pembuktian Dakwaan
Kamis, 26 September 2019,
18:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Eksepsi yang diajukan pihak kuasa hukum terdakwa mantan Wagub Bali I Ketut Sudikerta, ditolak majelis hakim dalam persidangan putusan sela yang dibacakan di PN Denpasar, Kamis (26/9) di ruang sidang Kartika.
[pilihan-redaksi]
Pada amar putusannya, dibacakan oleh hakim Esthar Oktavi,SH.MH yang memimpin jalannya persidangan perkara dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan yang menggunakan surat/dokumen yang diduga palsu dan atau pencucian uang, dengan terdakwa I Ketut Sudikerta, Wayan Wakil dan Agung Ngurah Agung.
Pada amar putusannya, dibacakan oleh hakim Esthar Oktavi,SH.MH yang memimpin jalannya persidangan perkara dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan yang menggunakan surat/dokumen yang diduga palsu dan atau pencucian uang, dengan terdakwa I Ketut Sudikerta, Wayan Wakil dan Agung Ngurah Agung.
Dalam amar putusan selanya, majelis hakim sependapat dengan jaksa, bahwa apa yang menjadi dalil terdakwa sudah masuk pokok materi, sehingga jaksa perlu membuktikan dakwaanya.
Dengan ditolaknya eksepsi para terdakwa, majelis hakim meminta pihak JPU, yakni Eddy Arta Wijaya, I Ketut Sujaya dkk., untuk membuktikan dakwaannya dengan melanjutkan pemeriksaan perkara di pengadilan.
Putusan hakim langsung dijawab tim JPU dari Kejati Bali agar sidang pembuktian dakwaan perkara ini dimulai pada sidang pekan depan. "Mohon waktu satu minggu yang mulia," pinta jaksa Ketut Sujaya.
Diterangkan JPU bahwa untuk membuktikan dakwaan terdakwa Sudikerta, Wayan Wakil dan Ngurah Agung, jaksa mengaku akan menghadirkan total 55 saksi. "Ada 55 saksi yang siap untuk dihadirkan," sambung Eddy Arta Wijaya.
Namun saat sidang pekan depan, jaksa mengaku akan menghadirkan lima orang saksi. Ke lima sakni yang akan dihadirkan awal nanti ada dari Surabaya dan ada dari pihak notaris.
Menyikapi putusan sela yang dibacakan majelis hakim, Sudikerta mengaku menghormatinya. "Ya, kita buktikan di persidangan. Kita hormati hukum. Justru di pengadilan ini kesempatan saya untuk membuktikan fakta sebenarnya yang terjadi. Mari kita sama-sama mengawal jalannya proses hukum di persidangan," ucap mantan Wakil Gubernur Bali itu.
Sambung Sudikerta, bahwa kasus itu bermula dari Maspion Group yang datang ke rumahnya pada 2013 silam. Dia mengatakan yang hadir saat itu adalah Presdir Maspion Group Henry Kaunang dan Wayan Santoso sebagai lawyernya.
"Jadi bukan saya yang mencari dia. Tetapi dialah yang datang mencari saya ke rumah meminta dibantu untuk berinvestasi di Bali," ucap mantan Wakil Bupati Badung selama dua periode semasa kepemimpinan Anak Agung Gde Agung.
[pilihan-redaksi2]
Sudikerta mengakui bahwa dia bukan menjabat atau sebagai apa-apa di PT. Pecatu Bangun Gemilang. Dirinya juga mengaku tidak ada soal pembagian uang. "Yang jelas, di PT. Pecatu Bangun Gemilang itu, memiliki uang sah dari hasil penjualan saham sebesar 55 persen kepada PT Marindo Investama," tandas Sudikerta.
Sudikerta mengakui bahwa dia bukan menjabat atau sebagai apa-apa di PT. Pecatu Bangun Gemilang. Dirinya juga mengaku tidak ada soal pembagian uang. "Yang jelas, di PT. Pecatu Bangun Gemilang itu, memiliki uang sah dari hasil penjualan saham sebesar 55 persen kepada PT Marindo Investama," tandas Sudikerta.
Dikatakan pula saat di luar sidang bahwa di PT. Pecatu Bangun Gemilang itu ada istrinya yang menjabat sebagai komisaris. Lantas, apa yang menyebabkan dirinya harus diadili? "Nah itu dia, saya juga tidak tahu," kelit Sudikerta.
Ditambahkan, dia hanya diajak investasi untuk membangun hotel oleh Maspion Group. Selanjutnya ia ngurus semuanya, sampai pada SHGB, akte kerjasama. Justru kata dia, dalam kerjasama ini yang diuntungkan di sini adalah Maspion Group. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8374 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5789 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3623 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2450 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026