Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
18 Penyu Selundupan Masih Dirawat di TCEC Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Barang bukti 18 ekor penyu yang gagal diselundupkan ke Kuta, kini masih dalam perawatan pihak Turtle Concervation and Education Centre (TCEC) Serangan, Denpasar Selatan. Pihak Turtle Guard FKH Unud mengecek kondisi penyu mulai pelabelan nama, pengukuran panjang dan lebar, sampel darah, parasit yang ada di penyu, hingga berat badan (morfometri).
Menurut salah seorang anggota Turtle Guard FKH Unud, Aidil Calvianto, belasan satwa langka ini adalah jenis penyu hijau, terdapat penyu jantan satu ekor. Dilihat secara fisik paling tua penyu hijau hasil sitaan tersebut diperkirakan dari usia 60 sampai 70 tahun dengan bobot mencapai 95 kilogram.
“Kalau dilihat cukup bagus dengan kondisi body condition score atau kondisi badannya juga gemuk-gemuk. Belasan penyu ini ukuran dewasa atau produktif,” ungkap Aidil Calvianto, Rabu (2/10/2019) sore.
Menurutnya, pengambilan sample DNA ini dilakukan atas arahan dari BPSPL Denpasar dengan tujuan mendapatkan hasil asal-usul penyu tersebut.
“Nantinya dari hasil sampel itu bisa diketahui asal usulnya dari mana. Biasanya dapat disimpulkan apakah penyu dari Kalimantan atau Surabaya,” ujarnya kepada wartawan.
Selain itu, Aidil mengatakan, dengan asal usul tersebut bisa membongkar asal muasal sindikat jual beli penyu, dan kasus ini sudah kedua kalinya terjadi. Sebelumnya, kasus ini terjadi di Gianyar dan kemudian dilepas habitatnya dikawasan Pantai Kuta.
“Jadi, kasus ini sudah sering. Barang buktinya dari polisi dan mereka menitip ke TCEC untuk ditindaklanjuti dan di treatment (perawatan),” bebernya.
Diungkapkannya, biasanya jenis penyu hijau dengan ukuran besar seperti ini menjadi bahan konsumsi di masyarakat. Apalagi di dalam penyu memiliki lemak hijau.
“Informasinya enak dan ukurannya besar seperti ini. Sama seperti orang beli ayam cari yang gemuk-gemuk,” terangnya.
Aidil menambahkan, bila melihat jumlah temuan sebanyak 18 ekor ini diperkirakan mereka ditangkap di mating ground atau titik pertemuan penyu. Selain itu, penyu hijau seperti ini populasinya tidak berada di Bali sehingga kemungkinan dari luar Bali. Lebih banyak populasi penyu lekang atau penyu sisik.
“Beberapa penyu hijau bisa ditemukan tapi mereka hanya main saja. Di Bali sendiri bisa dikatakan setahun cuma satu sampai dua sarang telurnya. Penyu hijau bisa dijumpai di perairan Bali saat diving akan ditemukan. Tapi untuk peneluran tidak ada di Bali,” tutur Aidil sembari mengatakan untuk penyebaran jenis penyu hijau biasanya berada di wilayah Kalimantan, Surabaya, Alas Purwo Banyuwangi.[bbn/spy/psk]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang