Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Libur Sekolah, Distribusi MBG di Buleleng Dihentikan Sementara
BERITABALI.COM, BULELENG.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi siswa penerima manfaat, tetapi juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Koordinator Wilayah Buleleng Badan Gizi Nasional (BGN), Rusdianto, mengatakan penghentian sementara distribusi MBG mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang diterima pada 17 Juni 2026.
"Selama liburan sekolah, kegiatan distribusi MBG tidak dilaksanakan. Termasuk untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," kata Rusdianto, Jumat (19/6).
Ia menjelaskan, penyaluran terakhir program MBG untuk siswa dilakukan pada Jumat (12/6). Sementara distribusi bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau yang dikenal dengan istilah 3B terakhir dilaksanakan pada Senin (15/6).
Meski distribusi makanan bergizi dihentikan sementara, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap berjalan seperti biasa. Kepala SPPG, tenaga ahli gizi, serta petugas pengawas tetap menjalankan tugas untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan administrasi dan persiapan operasional.
Namun demikian, relawan harian yang selama ini membantu proses distribusi tidak bertugas selama masa libur. Mereka juga tidak menerima upah karena tidak ada kegiatan penyaluran makanan kepada penerima manfaat. "Yang tetap berjaga hanya petugas keamanan di masing-masing SPPG," ujarnya.
Rusdianto mengaku hingga saat ini belum menerima informasi resmi terkait jadwal dimulainya kembali distribusi MBG. Pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai kelanjutan program tersebut.
Meski demikian, ia memperkirakan penyaluran makanan bergizi akan kembali dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali aktif pada pertengahan Juli 2026.
Ia juga menegaskan bahwa informasi yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis dihentikan merupakan kabar yang tidak benar. Menurutnya, program tetap berjalan dan hanya mengalami penyesuaian selama masa libur sekolah.
"Itu tidak benar kalau disebut dihentikan. Program tetap berjalan, hanya distribusinya yang libur selama sekolah libur," tegasnya.
Di tengah penghentian sementara distribusi, pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan perkembangan. Saat ini terdapat 46 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang telah terverifikasi, dengan 38 unit di antaranya sudah beroperasi aktif.
Hingga Juni 2026, program tersebut telah melayani sekitar 87 ribu penerima manfaat atau lebih dari 50 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, distribusi MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita kini telah dilaksanakan oleh seluruh SPPG yang beroperasi di Kabupaten Buleleng. Meski demikian, sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan berupa jarak tempuh dan akses menuju lokasi penerima manfaat yang cukup jauh.
Pemerintah berharap program ini dapat kembali berjalan optimal setelah masa libur sekolah berakhir sehingga manfaat pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat terus berlanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7736 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan