Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Bendesa Banjar Wangaya Kelod Dikeroyok Belasan Oknum Ormas, Pande Naya: Itu Hoaks
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berita tentang Wakil Bendesa Adat Banjar Wangaya Kelod, Bagus Kertha Negara dikeroyok oknum ormas sebanyak belasan orang ternyata hoaks.
[pilihan-redaksi]
Ketut Suarta, warga Banjar Wangaya Kelod yang merupakan korban pemukulan yang sebenarnya mengklarifikasi berita tersebut dan memang dinilai tidak benar dirinya dikeroyok banyak orang dan tidak benar korbannya adalah Bendesa Adat Banjarnya.
"Faktanya saya dipukul oleh satu orang dan belum tahu titik permasalahan sebenarnya sehingga menerima pukulan tersebut," sebutnya.
Yang jelas, kata dia, setelah mendapat pukulan tersebut di bagian dada, ia sempat mengecek ke rumah sakit dan dipasang infus. Setelah pemukulan, Suarta mengadu ke beberapa penglingsir banjar dan disepakati untuk melaporkannya ke pihak berwajib.
Pande Naya, dimana yang dikabarkan sebagai terduga pelaku pengeroyokan juga menegaskan hal serupa. Ia mengungkapkan yang sebenarnya tidak ada pengeroyokan. Apalagi, lanjutnya dilakukan oleh 15 atau 18 oknum anggota ormas.
"Tidak benar itu, hoaks itu, mana ada orang dikeroyok 18 orang masih bisa berdiri seperti sekarang," singgungnya. (bbn/rob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun