Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Bale Pasandekan di Jaba Pura Bangun Sakti Besakih Roboh
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Bangunan Balai Pasandekan berukuran 7 × 11 meter yang berada di jaba sisi Pura Bangun Sakti, Dusun Besakih Kangin, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Jumat (04/10/2019) roboh.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang diperoleh, peristiwa robohnya bangunan Pura yang diempon oleh Pemkab Gianyar tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Sebelumnya kondisi bangunan memang diketahui dalam keadaan kurang baik. Salah satu bagian tiang bangunan dalam keadaan rusak akibat dampak gempa pada saat masa krisis Erupsi Gunung Agung beberapa bulan lalu.
Sehingga demi keamanan melihat kondisi bangunan yang juga sudah miring, sejak dua bulan terakhir, bangunan ini diputuskan untuk tidak difungsikan lagi dalam kegiatan apapun demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
[pilihan-redaksi2]
"Ya memang dari dulu kondisi bangunan sudah mengkhawatirkan, kebetulan rumah mertua saya ada di bawah pura tersebut," kata Kepala Desa Besakih, I Wayan Benya ketika dikonfirmasi mengenai robohnya bangunan tersebut.
Sementara itu, dugaan sementara penyebab robohnya bangunan, diduga selain karena faktor kondisi bangunan yang sudah miring angin yang berhembus cukup kencang juga diduga menjadi pemicu robohnya bangunan tersebut.
Sementara itu, akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp.150 juta. Material robohan mengenai bangunan garase milik warga yang berada di sebelah selatan bangunan Bale Gong ini dengan kerugian sekitar Rp.500 ribu.
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang