Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Berbagai Cara Gugurkan Kandungan dari Minum Obat Hingga Lintasi Jalan Rusak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menurut mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini, berbagai cara telah dilakukan untuk mengugurkan kandungan tersebut. Dari minum bermacam obat sampai melintasi jalan berulang yang rusak.
[pilihan-redaksi]
“Tapi usaha mereka tidak berhasil. Jadi bayi itu lahir di sungai saat usia 7 Bulan dan meninggal saat dirawat di RSUP Sanglah,” bebernya.
Sebelum melahirkan, pasangan kekasih itu sempat berobat ke sebuah klinik di Jalan Tukad Petanu Panjer Denpasar Selatan. Tersangka perempuan mengalami sakit perut dan hendak diperiksa. Namun akhirnya bayi tersebut lahir prematur di usia 7 bulan saat keduanya berada di sungai di seputaran Jalan Kresek Gang Ikan Teri, Denpasar Selatan, Minggu (6/10/2019) sekitar pukul 23.45 WITA. "Memang ada niat untuk menggugurkan kandungannya," ucapnya.
Pasangan kekasih itu dipergoki warga saat akan membuang bayi usai melahirkan di sungai di seputaran Jalan Kresek Gang Ikan Teri, Denpasar Selatan, Minggu (6/10/2019) sekitar pukul 23.45 WITA. Awal ditemukan, bayi laki-laki yang ditutupi sarung warna hijau motif kotak kotak masih hidup, namun akhirnya meninggal saat dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang