Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Kapolda: Meski Tidak Ada Hal Signifikan di Bali, Kita Tidak Boleh "Underestimate"
Kumpulkan 4.000 Pecalang dan Bhabinkamtibmas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang pelantikan Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengumpulkan empat ribu pecalang dan Bhabinkamtibmas di seluruh Bali di Gereja Lembah Pujian, Denpasar, Kamis (17/10/2019).
[pilihan-redaksi]
Para pecalang diharapkan ikut membantu tugas-tugas kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan dilingkungannya masing-masing. “Kegiatan ini sebagai kesiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Meskipun tidak ada hal signifikan terjadi di Pulau Dewata tetapi kita tidak boleh underestimate,” ujar Kapolda.
Diterangkannya, sebanyak 13.000 personel Polda Bali disiagakan dalam pengamanan dibackup oleh TNI dan pecalang. Untuk itu, sebagai penanggungjawab keamanan, Kapolda Bali berterima kasih kepada pecalang karena selama ini ikut berperan aktif menjaga keamanan.
“Pecalang merupakan benteng terakhir keamanan di desa untuk menangkal terutama intoleransi dan radikalisme," tegasnya.
Menurutnya, kehadiran pecalang yang cukup banyak membuktikan dukungan rakyat Bali untuk pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Bahkan, pertemuan dengan pecalang diharapkan munculnya kekuatan Pam Swakarsa.
"Saya berharap pecalang memiliki kemampuan luar biasa untuk mendukung aparat keamanan menjaga Pulau Bali. Ingat, Bali ini menyumbang 40 persen dari penghasil devisa di Indonesia sehingga kita tidak boleh membuat wisatawan merasa tidak nyaman atau khawatir datang ke Bali. Dari Bali kita guncangkan dunia," ungkap alumnus Akpol tahun 1988 ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun