Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Gelar Pelatihan Kakao, Tingkatkan Minat Generasi Muda Tekuni Perkebunan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Guna memotivasi dan meningkatkan peran petani perempuan dan generasi milenial dalam pemberdayaan dan pengembangan budidaya kakao, Pemkab Jembrana bersama dengan Yayasan Kalimajari mengadakan diskusi tentang peran perempuan dan generasi muda dalam rantai nilai kakao berkelanjutan, Senin (29/10) di Lantai II Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
[pilihan-redaksi]
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba "Anugrah Jurnalisme Siswa" (AJS) terkait program Kakao Lestari tahun 2019 yang diikuti oleh 64 orang siswa SMA se-Jembrana dan 10 orang diantaranya masuk nominasi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kepala Bappeda Litbang Jembrana, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Yayasan Kalimajari dan Koperasi Kerta Semaya Samaniya serta para petani perempuan, petani muda di Jembrana.
Dalam paparannya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama mengatakan komoditas pertanian masih lemah, hal ini terbukti disaat panen raya harganya cenderung turun. Sebaliknya harganya melambung tinggi disaat produksi terbatas. Di satu sisi untuk memproduksi komoditas pertanian diperlukan input/biaya cukup tinggi, cuaca ekstrem hingga air terbatas semakin menambah terhimpitnya posisi petani.
"Diskusi ini dilaksanakan guna memotivasi dan meningkatkan peran petani perempuan dan generasi milenial dalam mengembangkan kakao di Jembrana. Selain itu juga untuk untuk menjalin komunikasi, sinergi dan komitmen kolaborasi antar pihak terkait baik pemerintah, petani maupun para buyer," ujar Sutama.
Terkait ajang Anugerah Jurnalisme Siswa (AJS) dikatakannya, diikuti oleh 64 orang siswa dari 31 SMA/SMK/MAN yang 10 orang diantaranya masuk nominasi 10 besar. Dalam ajang AJS ini mereka ditantang untuk mengekspose karya tulis ilmiah berdasarkan penelitian dan pengamatan di lapangan tentang program kakao lestari.
Sementara Wabup Kembang Hartawan mengatakan Komoditas kakao merupakan komoditas unggulan bidang perkebunan di Jembrana. Dalam realitanya keberhasilan kakao di Jembrana dalam menembus pasar premium internasional patut dihargai dan dijaga melalui berbagai usaha inovasi nyata secara berkelanjutan. Untuk itu guna keberlanjutan atas segala yang telah dicapai, salah satu usaha yang harus dilakukan adalah regenerasi petani.
"Keterlibatan petani perempuan dalam produksi kakao serta dalam program kakao lestari sangat nyata. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran anak muda dan petani perempuan untuk lebih produktif lagi dan bersama - sama dalam mengembangkan dan meningkatkan produktifitas kakao di Jembrana," ujar Kembang.
Di sisi lain, dari pemberian Anugerah Jurnalisme Siswa yang dilaksanakan saya harapkan benar-benar dapat menyentuh hati dan semangat anak muda untuk sedia bekecimpung turun dalam usaha nyata di bidang pertanian.
"Saya ucapkan selamat kepada para siswa yang menang. Saya harap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar informasi dan perkembangan program kakao lestari dapat menyentuh seluruh masyarakat petani di Jembrana," terang Kembang.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik