Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Putri Koster Minta Pengusaha Besar Bantu IKM Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyambut baik acara Temu Bisnis Produk Industri Tahun 2019 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Kamis (5/12).
Ajang temu bisnis ini mempertemukan beberapa perwakilan mal-mal besar serta purchasing hotel dengan para pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) di Bali.
Dalam sambutannya, Ny Putri Suastini Koster berharap para pengusaha yang berbisnis di Bali agar mau mendukung usaha kecil dan perajin lokal Bali.
“Ini pemodal besar, ayolah berpihak pada Bali. Paling tidak supaya masyarakat lokal menerima bagian dari kue pariwisata ini,” kata istri Gubernur Bali yang akrab disapa Bunda Putri Koster.
Bunda Putri yang juga seorang seniman ini mengibaratkan pengusaha besar yang membantu IKM seperti seorang Ibu yang menyusui anaknya.
“Tidak pernah Ibu mati karena menyusui anaknya. Malahan semakin sehat,” ujarnya.
Di samping mendorong pemasaran produk lokal, Bunda Putri juga mengingatkan pentingnya kebijakan di sisi hulu untuk menciptakan dan menjaga kualitas produk lokal yang bisa diterima pasar.
“Perlu juga kontrol di hulu dan tengah agar di hilir tidak rusak,” ujarnya.
Menurutnya banyak masalah yang perlu diselesaikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali melalui peningkatan penyerapan produk lokal. Misalnya, soal penyediaan bahan baku, hak cipta, membanjirnya produk impor dan sebagainya. Bunda Putri meminta dinas terkait agar melakukan jemput bola untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya dengan memfasilitasi IKM dengan pemasar seperti yang dilakukan hari ini.
“Yang penting kita harmonis, sinergis dan guyub, pasti bisa terwujud,” kata seniman multitalenta yang gemar membaca puisi ini.
Ia meyakini penghargaan terhadap produk lokal perlu dilakukan untuk menjaga kearifan lokal Bali.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, temu bisnis ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemasaran produk lokal sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.
Putu Astawa yang juga Plt Kadis Pariwisata Provinsi Bali ini mengatakan ada potensi pasar 20 juta orang setiap tahunnya yang membutuhkan berbagai kebutuhan yang harusnya bisa menampung produk lokal.
“Kalau potensi ini dimanfaatkan pasti tidak terjadi kemiskinan di Bali,” ujar mantan Kepala Bappeda Provinsi Bali ini. Ia berharap, dengan pertemuan ini ada transaksi yang berkelanjutan antara IKM lokal dengan pemasar.
Acara juga dihadiri beberapa desainer lokal ternama yang memberikan masukan kepada perajin lokal, Kadisperindag Kabupaten/Kota se-Bali dan Kadisperindag Kabupaten Pulang Pisau, Elieser Jaya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang