Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pelaku Pengrusakan Fasum Pura Sad Kahyangan Penida Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kepolisan Klungkung sampai saat ini belum menemukan pelaku perusakan Fasilitas Umum (Fasum) di Pura Sad Kahyangan Penida.
Menurut informasi singkat yang disampaikan Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Komang Reka Sanjaya kepada awak media, Rabu (25/12) sore bahwa Kepolisian masih melakukan proses lidik terhadap kasus tersebut.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan saat ini masih berjalan,” jelasnya.
Sebelumnya perlu diketahui bersama bahwa di pertengahan akhir tahun 2019, Kabupaten Klungkung dinodai oleh aksi kriminal yang terjadi di Pura Sad Kahyangan Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida. Aksi kriminal itu berupa perusakan fasilitas umum di Pura Sad Kahyangan Penida seperti toilet dan papan nama yang bertuliskan Pararem Pura dirusak oleh orang tidak dikenal.
Menurut Wayan Tiasa selaku Ketua Panitia Pura Sad Kahyangan Penida pada, Senin (23/12) malam mengatakan memang benar telah terjadi perusakan fasilitas umum di Pura ini. Dimana genteng toilet Pura ada yang melempari dengan batu hingga pecah, kemudian papan pararem dirobek hingga terlihat penyok, dan keramik yang ada di fasilitas umum di Pura juga dipecah oleh orang tidak bertanggungjawab.
Atas kejadian ini, kami bersama Pemangku dan Prajuru Pura sudah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Nusa Penida.
“Kami juga mendesak aparat penegak hukum untuk serius dalam mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya,” tegas Wayan Tiasa.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3841 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1787 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang