Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




GPS: Penanganan Virus Corona Harus Hati-Hati dan Terukur

Sabtu, 29 Februari 2020, 12:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Politisi asal Bali, Gede Pasek Suardika (GPS) berpendapat penanganan kasus wabah Virus Corona harus dilakukan secara hati-hati. Selain hati-hati juga diperlukan perhitungan matang dalam penanganan kasus ini.

[pilihan-redaksi]

"Penanganan kasus serius seperti ini harus dilakukan hati-hati dan perhitungan matang. Karena efek dominonya besar. Bukan sekadar jujur atau tidak jujur tetapi harus terukur," ujar Politisi asal Bali, Gede Pasek Suardika, saat dihubungi hari Sabtu lewat aplikasi whatsapp (WA).

Pasek menilai, selama ini penanganan wabah virus corona khususnya di Indonesia sudah baik dan hati-hati. Menurutnya yang harus dimassifkan adalah memberitahukan warga negara soal pergerakan warga negara yang berkunjung ke negara lain agar jangan menjadi carrier virus Corona. 

"Hal ini yang sulit dideteksi apalagi jumlah penduduk kita besar,"ujarnya.

Sebelumnya muncul pendapat pemerintah diminta jujur terkait persoalan wabah virus corona. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen Fadli Zon.

Fadli Zon menegaskan, bahwa pemerintah jangan menyembunyikan fakta, karena bisa mengancam pengendalian virus corona alias Covid-19 itu.

"Pemerintah harus jujur dan terbuka soal situasi sebenarnya wabah virus corona yang mengguncang dunia. Jangan sembunyikan fakta, karena bisa mengancam pengendalian penyebaran virus tersebut." tegas Fadli Zon dilansir GenPI.co 

"Para diplomat asing harus diyakinkan. Kini malah Saudi Arabia telah menghentikan sementara visa umrah," Twit Fadli di akun Twitter @fadlizon.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami