Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
GPS: Penanganan Virus Corona Harus Hati-Hati dan Terukur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Politisi asal Bali, Gede Pasek Suardika (GPS) berpendapat penanganan kasus wabah Virus Corona harus dilakukan secara hati-hati. Selain hati-hati juga diperlukan perhitungan matang dalam penanganan kasus ini.
[pilihan-redaksi]
"Penanganan kasus serius seperti ini harus dilakukan hati-hati dan perhitungan matang. Karena efek dominonya besar. Bukan sekadar jujur atau tidak jujur tetapi harus terukur," ujar Politisi asal Bali, Gede Pasek Suardika, saat dihubungi hari Sabtu lewat aplikasi whatsapp (WA).
Pasek menilai, selama ini penanganan wabah virus corona khususnya di Indonesia sudah baik dan hati-hati. Menurutnya yang harus dimassifkan adalah memberitahukan warga negara soal pergerakan warga negara yang berkunjung ke negara lain agar jangan menjadi carrier virus Corona.
"Hal ini yang sulit dideteksi apalagi jumlah penduduk kita besar,"ujarnya.
Sebelumnya muncul pendapat pemerintah diminta jujur terkait persoalan wabah virus corona. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen Fadli Zon.
Fadli Zon menegaskan, bahwa pemerintah jangan menyembunyikan fakta, karena bisa mengancam pengendalian virus corona alias Covid-19 itu.
"Pemerintah harus jujur dan terbuka soal situasi sebenarnya wabah virus corona yang mengguncang dunia. Jangan sembunyikan fakta, karena bisa mengancam pengendalian penyebaran virus tersebut." tegas Fadli Zon dilansir GenPI.co
"Para diplomat asing harus diyakinkan. Kini malah Saudi Arabia telah menghentikan sementara visa umrah," Twit Fadli di akun Twitter @fadlizon.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan