Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Sekda Indra Serahkan Bansos Sembako di Panti Asuhan Destawan, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, yang juga bertindak selaku Ketua Harian Gugus Tugas Pelaksana Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bali menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada Panti Asuhan Destawan, Desa Sawan, Singaraja.
[pilihan-redaksi]
Dalam kesempatan tersebut diserahkan 800 kg beras, 60 kg gula, 60 liter minyak dan 20 kotak susu kepada Panti Asuhan yang menampung anak-anak yatim piatu hingga kurang mampu tersebut. Dalam kesempatan tersebut, nampak pula Kadis Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra dan Kadis Kesehatan dr I Ketut Suarjaya, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Buleleng.
Sekda Dewa Indra mengatakan di tengah merebaknya covid-19 ini, disamping persoalan penanganan penyakitnya yang paling dirasakan masyarakat saat ini adalah dampak ekonomi. Banyak dari warga yang juga kehilangan sumber pendapatan. Terlebih Panti-panti asuhan seperti ini, lalu panti disabilitas, dan lembaga sosial lain, tentu sangat terdampak. Karena panti-panti ini berjalan dengan mendapatkan donasi dan uluran tangan para donatur.
"Jika para donatur, terutama pemilik usaha terdampak secara ekonomi, tentu berdampak pula pada berkurangnya bantuan donasi kepada panti-panti ini. Untuk itu kami dari pemprov Bali disamping fokus pada penanganan covid juga harus memperhatikan kelompok-kelompok yang secara ekonomi membutuhkan perhatian," ungkapnya.
Pihaknya menugaskan Dinas Sosial Provinsi berkoordinasi dengan dinas sosial Kabupaten/kota untuk memberikan bantuan. Pemerintah provinsi Bali hadir untuk memberi bantuan secara langsung, seperti sembako ini, yang mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban sehari-hari, membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan.
"Semoga anak-anak kita ini bisa survive di tengah guncangan ekonomi akibat covid-19. Untuk masyarakat Bali yang terdampak secara luas, tentu ada skema yang disiapkan yakni ada Program Keluarga Harapan (PKH), yang sudah didata semua. Lalu ada Bantuan Pangan non Tunai (BPNT), lalu ada bantuan untuk para pekerja yang kehilangan pekerjaan. Semua sudah ada skema termasuk juga skema dari pemerintah pusat," jelasnya.
Sementara, Ketua Yayasan Panti Asuhan Destawan Ketut Sutrisna mengucapkan terima kasih kepada dinas sosial provinsi dan kabupaten Buleleng karena saat ini di tengah merebaknya covid-19 sangat jarang ada bantuan yang datang.
"Bersyukur pihak Pemprov memiliki kepedulian khusus bagi kami disini. Semoga kedepan, akan tetap ada perhatian dari pemerintah kepada panti-panti seperti kami.
Saat ini pihaknya menampung 35 orang anak dari 6 kecamatan di Buleleng, dimana keseluruhannya disekolahkan dan sudah ada 5 orang anak yang ‘lulus’ dan berhasil menjadi sarjana.
Selain pendidikan dan kesenian, anak-anak juga diajarkan untuk beternak, juga memelihara sapi dan babi untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 212 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 168 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 151 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 146 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 130 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar