Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Suksma Hyang Widhi, Pasien Covid-19 Sembuh di Bali Tambah 8 Jadi 55 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga sekaligus Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra melaporkan perkembangan kasus Virus Disease Corona (Covid-19) di Bali tanggal 23 April 2020.
[pilihan-redaksi]
Kabar baik yang disampaikan oleh Dewa Indra jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 8 orang terdiri dari PMI 5 orang dan 3 transmisi lokal, sehingga secara akumulatif pasien sembuh berjumlah 55 orang. Hari ini juga tidak ada penambahan kasus pasien meninggal dunia, sehingga tetap berjumlah 4 orang.
Sekda Dewa Indra sekali lagi menyatakan bahwa pasien yang meninggal Rabu (22/4/2020) kemarin adalah PMI yang mempunyai riwayat penyakit bawaan yaitu hipertensi. Hari ini juga ada penambahan pasien positif sebanyak 15 orang terdiri 12 orang imported case dari PMI yang pulang dan 3 transmisi lokal, sehingga jumlah akumulatif pasien positif adalah 167 terdiri WNA 8 orang dan 159 WNI.
Melihat perkembangan data seperti di atas, yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah penambahan kasus transmisi lokal. Maka untuk itu pemerintah tidak berhenti mengajak masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui transmisi lokal dengan cara menghindari diri dari perkumpulan orang banyak serta tetap disiplin untuk menggunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, dan penerapan PHBS.
Hal ini dilakukan karena semata-mata, lanjutnya, kita semua tidak ada yang tahu siapa yang sebenarnya positif terinfeksi, karena banyak yang pasien positif Covid-19 tanpa gejala. Hal itu juga ditunjukkan oleh teman-teman di RS yang tengah dirawat maupun yang tengah menjalani karantina.
“Keadaan mereka sehat dan bugar namun berdasarkan uji SWAB mereka positif Covid-19. Mereka sudah kita rawat. Bayangkan jika mereka berada di tengah masyarakat maka akan sangat berbahaya bagi orang-orang yang mempunyai imun yang lemah,” jelas Dewa Indra.
Sekda Indra menegaskan sekali lagi cara paling efektif untuk meredam transmisi lokal adalah cara-cara sederhana tersebut. Selama belum ada yang disiplin maka penambahan angka positif karena transmisi lokal bisa juga bertambah.
Sementara untuk penambahan kasus dari imported case sudah ditangani dengan baik oleh pemerintah mulai dari kedatangan di pintu masuk baik dari Bandara dan Pelabuhan. Menurut Dewa Indra kemungkinan angka positif akan bertambah mengingat teman-teman PMI maupun dari luar negeri masih banyak yang akan kembali.
“Untuk imported case sudah tertangani dengan baik. Kita focus untuk transmisi lokal dulu, sehingga tidak ada penambahan kasus lagi,” jelasnya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1265 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 980 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 812 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 737 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik