Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bule Australia Tinggal di Denpasar Meninggal, Sempat Mengeluh Dada Sakit

Kamis, 7 Mei 2020, 22:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Warga negara asing yang tinggal di Bali meninggal terjadi kembali di Jalan Antasura Gang IV A no 1 Peguyangan Kangin Denpasar Utara, Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 12.10 Wita. Korbannya, Kevin James Kalgoorlie kelahiran 18 April 1962. 


[pilihan-redaksi]
Tewasnya warga Australia pekerja tambang itu disampaikan Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Andi Muhamad Nurul Yaqin, Kamis (7/5/2020). Kematian Kevin dilaporkan oleh istri korban, Arianti (29). 


Seperti biasa, Ibu rumah tangga asal Cilacap itu menyediakan kopi ke suaminya Kevin sekitar pukul 08.30 WITA. Sedangkan korban yang sudah bangun pagi terlihat mondar mandir masuk rumah. 


"Ke istrinya korban sempat bilang dadanya sakit dan terlihat masuk kamar untuk tiduran," ujarnya Kamis (7/5/2020). 


Sadar suaminya sakit, Arianti membawa Kevin untuk berobat ke Apotik Kimia Farma bersama pembantu rumah tangganya. Setelah itu, mereka pulang ke rumah dan korban langsung tiduran. 


"Korban ditemukan tak sadarkan diri sekitar pukul 11.30 WITA dan istrinya menghubungi ambulans," ujar mantan Kasubag Humas Polresta Denpasar ini. 


Petugas medis dari Puskesmas berpakaian lengkap APD tiba dilokasi rumah korban di Jalan Antasura Gang IV A no 1 Peguyangan Kangin Denpasar Utara. Setelah di cek Kevin sudah meninggal. "Dari hasil rapid test hasilnya non reaktif/negatif tidak ada gejala covid-19. Jenasah korban dievakuasi ke RSUP Sanglah," ungkap Iptu Yaqin. 


Mantan Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan itu mengungkapkan, Kevin dan istrinya sudah 1.2 tahun tinggal di rumah tersebut. Ia sempat bersama istrinya pulang ke Australia, 14 maret 2020 sampai 30 maret 2020 lalu. 


"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak medis Sanglah dan nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan di badan korban," terang perwira asal Makassar Sulawesi Selatan itu. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami