Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Tangani Jenazah Korban Positif Secara Steril
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebagai antisipasi adanya korban jiwa akibat terpapar virus covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana menggelar simulasi pemakaman dan penanganan jenazah. Acara simulasi digelar di RSU Negara, Sabtu (16/5).
[pilihan-redaksi]
Simulasi ini dihadiri unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana. Diantaranya turut hadir Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Ketua Gugus Covid-19 Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim Jembrana, Kajari Jembrana serta pejabat terkait, Para rohaniawan serta unsur tokoh masyarakat.
Simulasi dimulai dari ruang isolasi negara ketika salah satu pasien covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Sesuai protokol pemulasaran jenazah covid-19, manajemen RSU segera menghubungi lintas sektor via grup WA untuk persiapan pemakaman. Diantaranya dari TNI/Polri , FKUB termasuk dari pihak keluarga untuk segera hadir di RSU Negara dengan jumlah kehadiran terbatas. Setelah semuanya siap, jenazah kemudian dibungkus dengan plastik dan dilakukan dekontaminasi, serta sterilisasi menggunakan desinfektan.
Sesuai aturan pihak keluarga juga tidak diperkenankan melihat jenazah. Pihak Rohaniawan atau keluarga menyerahkan semua proses penanganan jenazah kepada pihak Rumah sakit, sehingga seluruh rangkaian pemakaman akan diambil alih petugas kamar jenazah sesuai protokol kesehatan. Batas waktu diberikan tidak lebih dari 4 jam.
Selain itu , jenazah yang sudah masuk dalam peti tidak boleh dibuka kembali dengan alasan apapun. Hal ini karena peti jenazah sudah dilakukan sterilisasi maka tidak ada alasan umat untuk menolak jenazah covid-19, karena sudah steril dan tidak akan menular.
Sesuai protap, pihak Rumah Sakit Umum Negara siap memfasilitasi dengan ambulan sampai di pemakaman. Sementara TNI Polri siap membantu mengamankan jalur dari RSU, membantu proses penggalian kuburan dan mengamankan Lingkungan tempat Pemakaman, hingga seluruh prosesi pemakaman jenazah selesai. Apabila dilakukan kremasi kepolisian dari (Polres Jembrana) siap mengawal sampai ke tempat krematorium.
Bupati Jembrana I Putu Artha usai simulasi mengatakan simulasi digelar agar pemerintah siap melakukan penatalaksanaan penanganan jenazah Covid-19.
"Tentu kita semua berharap tidak ada kasus kematian covid-19 Jembrana. Kita ingin seluruh pasien yang dirawat segera sembuh. Tapi apabila kondisi buruk itu terjadi, dari simulasi tadi saya lihat pihak RSU Negara didukung TNI Polri dan FKUB sudah siap," ujar Artha.
0Ia juga menilai proses simulasi telah berjalan dengan baik. Pemulasaran jenazah hingga pemakaman dilaksanakan sesuai protokol kesehatan oenanganan covid-19 .
"Dari simulasi kita lihat pemakaman berlangsung sangat steril mulai dari ruang isolasi hingga tempat pemakaman," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1280 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 994 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 823 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 746 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik