Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gelombang Laut Tinggi di Tabanan, Nelayan Selamatkan Jukung

Rabu, 27 Mei 2020, 23:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Gelombang tinggi di pantai selatan, membuat nelayan di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan berbondong-bondong selamatkan jukung pada Rabu (27/5). Sebab tinggi gelombang yang mencapai 4 meter itu dikhawatirkan membuat jukung yang sedang parkir dihanyutkan ke laut.

Sejumlah nelayan pun bergotong royong menyelamatkan jukung mereka. Bahkan agar jukung tidak hanyut, nelayan memarkir armada mereka disisi jalan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Tabanan I Ketut Arsana Yasa menjelaskan, tinggi gelombang Rabu pagi mencapai 4 meter. Hal itu membuat jukung nelayan yang sedang parkir terimbas dari hantaman gelombang.

Agar tidak rusak dan hanyut ke tengah laut, nelayan pilih memindahkan ke tempat aman. “Pagi-pagi semua nelayan gotong royong pindahkan jukung,” ungkapnya yang akrab disapa Sadam.

Bahkan untuk tidak terimbas parah, jukung nelayan ada yang terparkir di pinggir jalan. Namun tidak sampai mengganggu aktifitas warga yang lewat.  “Karena ombaknya tinggi, nelayan sejauh mungkin cari tempat aman untuk parkir agar tidak hanyut," imbuhnya.

Diterangkan Sadam, kondisi selamatkan jukung hampir dilakukan seluruh nelayan yang ada di Tabanan mulai dari Pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri hingga Pantai Selabih Kecamatan Selemadeg Barat. Diperkirakan gelombang tinggai masih terjadi hingga tanggal 2 Juni mendatang karena tinggi gelombang baru terjadi sejak Selasa (26/5) sore.

Dengan adanya gelombang tinggi seluruh nelayanan Tabanan dilarang melaut sejak Rabu sore. Sebab situasi gelombang sangat berbahaya. Padahal saat ini nelayan sedang bersiap memanen ikan lemuru dan ikan tongkol. "Sekarang kita larang dulu melaut karena gelombang sangat berbahaya," ujarnya. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami