Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Tawarkan Obat Corona, Nyoman Subamio Siap Dipenjara Jika Pasien Tak Sembuh
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral seorang herbalis, warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan bernama Nyoman Subamio menawarkan obat virus corona yang diberi nama Mio Kopi yang dijamin bakal menyembuhkan pasien covid-19.
[pilihan-redaksi]
Dalam berita yang ditayangkan Radar Lampung TV itu, ia bahkan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa menerima obat tersebut dan siap dipenjara jika obat yang ditawarkannya itu tidak menimbulkan efek sembuh bagi pasien terinfeksi corona.
"Saya hanya hanya butuh 7 hari saja pak Presiden untuk membuktikan kedahysatan dan mujarab obat Mio kopi ini dan saya jamin mukjizat obat ini 100% tanpa efek samping dan saya siap dipenjara jika ini tidak terbukti pak Presiden," tandasnya dikutip dalam pernyataan pemberitaannya.
Seperti dikutip dari Lampungtelevisi.com, ternyata saat wabah virus corona merebak sebulan lalu, Subamio mengaku mendatangi kantor presiden dan meminta bertemu dengan Joko Widodo. Tapi, penjaga di depan sudah menolaknya. Subamio diminta kembali, untuk masuk istana harus membuat janji atau berkirim surat dulu.
Ia juga sempat mendatangi lagi kantor Kemenkes, tujuannya ingin bertemu menteri Kesehatan atau pejabatnya. Ia hendak menawarkan satu alternatif untuk mengobat virus corona. Lagi-lagi maksudnya ditolak penjaga kantor.
Saat di Lampung, ia mendatangi lagi pejabat di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandarlampung. Tujuannya sama dan tetap ditolak. Tak berhenti di situ, Subamio mendatangi sekali lagi ke tim gugus tugas penanganan Covid-19 Lampung Selatan. Upayanya tetap nihil.
Dalam wawancaranya, ia mengatakan obat alternatifnya diyakini bisa menyembuhkan pasien virus corona. Ia sudah menggunakannya sejak dua tahun silam untuk mengobati warga yang sakit pilek, batu, atau asma. Dan obatnya itu diklaim mujarab.
Ia menegaskan penawaran bantuannya itu bukan untuk komersial, semata-mata karena ingin membantu menyembuhkan pasien virus corona. Tapi, sampai saat ini tidak ada yang memercayainya. Subamio sejak awal berniat menjadi relawan penanganan virus, bahkan rela tak diberi imbalan apapun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik