Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Akses ke Buleleng Diperketat, Pemkab Siapkan Pos Penjagaan di Kawasan Ini
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan menyiapkan pos penjagaan untuk memperketat akses menuju ke Buleleng. Nantinya pos penjagaan akan dibentuk di Buleleng, seperti di Buleleng bagian barat tepatnya di kawasan Cekik, Kecamatan Gerokgak.
[pilihan-redaksi]
Upaya untuk menghindari terjadinya kembali transmisi lokal di Buleleng, pintu masuk menuju Buleleng akan diperketat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan penduduk yang balik dari pulau Jawa. Rapid tes akan disiapkan untuk menjamin kesehatan para penduduk sebelum masuk ke Buleleng.
“Kita sudah lakukan penanganan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng secara ketat, sekarang kita perketat yang balik dari wilayah transmisi lokal,” ujar Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat memimpin rapat bersama dengan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Suradnya, SH, Sekda Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd, para Asisten Setda Buleleng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Buleleng dan para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Buleleng.
Disini ditegaskan, sambung Bupati Agus Suradnyana, bukan hanya penduduk asli Jawa saja yang diperiksa. Penduduk asli Bali, warga Buleleng serta siapa saja yang datang dari luar Bali akan diperiksa. Termasuk supir truk pembawa sembako, pembawa bahan bangunan atau yang lainnya.
Pihak Pemkab Buleleng bukan melarang warga yang datang dari Jawa masuk ke Buleleng. Namun hanya memastikan kondisi kesehatannya saja. Jika setelah dilakukan rapid, tidak menunjukkan gejala Covid-19 akan dipersilahkan masuk.
“Kalau dalam kondisi tidak sehat disarankan untuk berobat, nanti kalau sudah dalam kondisi fit, sudah sembuh kita perbolehkan, ini untuk keselamatan warga masyarakat di Buleleng,” imbuhnya.
Selain di wilayah barat, di Buleleng timur juga rencananya akan dibuatkan pos penjagaan. Sehingga seluruh akses menuju Buleleng dapat benar-benar diantisipasi. Untuk askes dari selatan, dinilai antisipasi sudah dilakukan dengan ketat oleh Kabupaten lain seperti Badung dan Kota Denpasar sebelum sampai ke Pancasari. Selain pos penjagaan, di Buleleng sendiri juga segera menerapkan perarem wajib masker di wilayah desa adat.
“Mulai besok Dinas Perhubungan Buleleng dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng sudah bisa menjajagi tempatnya,” tutup Agus Suradnyana.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1874 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1368 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan