Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sejumlah Negara Bakal Pesan Vaksin Covid-19 dari Inggris

Senin, 22 Juni 2020, 12:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/net

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Perusahaan farmasi asal Inggris AstraZeneca PLC kini dikabarkan sedang dinegosiasi oleh sejumlah negara terkait vaksin Covid-19 yang potensial diproduksi oleh perusahaan yang tercatat di Bursa New York Stock Exchange (NYSE) dan London Stock Exchange itu.


[pilihan-redaksi]
Dikutip dari cnbcindonesia.com, Chief Executive Officer (CEO) AstraZeneca Pascal Soriot mengatakan beberapa negara yang melakukan negosiasi tersebut di antaranya Jepang, Rusia, Brasil, dan China.


Regulator Inggris, Badan Pengawas Obat-Obatan dan Produk Kesehatan (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency/MHRA) juga telah menyetujui dimulainya uji coba fase III vaksin perusahaan setelah penelitian menunjukkan adanya kemanjuran dan keamanan atas vaksin milik AstraZeneca.


Pernyataan Soriot ini juga muncul setelah AstraZeneca berkomitmen memberikan 400 juta dosis vaksinnya ke negara-negara Eropa. Kesepakatan suplai vaksin tersebut kepada negara-negara itu menjadi kabar terbaru di tengah pemerintah negara-negara di seluruh dunia berebut untuk mendapatkan akses ke obat untuk memerangi pandemi Covid-19.


Dia mengatakan, Belanda, Italia dan Jerman juga akan memainkan peran besar dalam upaya pembuatan obat guna memerangi pandemi di Eropa.


Dilansir Reuters, Soriot mengatakan perusahaan berharap sudah bisa mendapatkan kepastian soal rilisnya vaksin pada akhir musim panas ini dengan mempertimbangkan jika vaksin, yang katanya akan menelan biaya beberapa dolar per dosis ini, akan bekerja mengobati Covid-19.


Sebelumnya, manajemen AstraZeneca menegaskan berencana memproduksi 2 miliar dosis vaksin virus corona (Covid-19), termasuk 400 juta untuk AS dan Inggris, serta 1 miliar untuk masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami