Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Covid-19 di Denpasar: Kasus Sembuh Melejit 42 Orang, Bertambah 27 Positif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Usaha maksimal tenaga medis yang disertai dengan kedisiplinan pasien Covid-19 Kota Denpasar mulai membuahkan hasil. Dimana, angka kesembuhan pasien harian terus mengalami peningkatan.
[pilihan-redaksi]
Hari ini, Senin (13/7) tercatat jumlah pasien sembuh sebanyak 42 orang. Sedangkan kasus positif bertambah 27 orang dengan rincian OTG menjadi positif sebanyak 12 orang, 1 orang PDP yang dinyatakan positif, dan 14 lainnya merupakan kasus baru.
“Kembali angka kesembuhan pasien meningkat drastis, hari ini tercatat 42 orang sembuh, namun kasus positif bertambah 27 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Senin (13/7).
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien di Kota Denpasar beberapa hari belakangan ini terus meningkat. Tentunya hal ini bukan tanpa usaha, melainkan tak lepas kaitanya dengan usaha tim medis serta kedisiplinan pasien. Pun demikian, fokus GTPP untuk menemukan kasus terus dioptimalkan, mengingat kasus positif masih terus terjadi.
"Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, dua ini kunci utama penanganan Covid-19," ujar Dewa Rai
Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.
“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," ujar Dewa Rai.
"Masyarakat yang mendapati adanya penduduk baru agar segera melapor ke Kadus, Kaling atau Perbekel Lurah, dan perbekel lurah diharapkan juga aktif memantau mobilitas penduduk di wilayahnya, terlebih lagi saat ini kita akan segera menyembut adaptasi tatanan normal era baru,” imbuhnya.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.
Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Keberadaan OTG wajib kita waspadai, hal inilah mengapa penting untuk menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, karena OTG ini tidak ada gejala sakit, mereka tetap terlihat sehat, inilah yang wajib kita waspadai dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin,” jelasnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun