Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Tri Nugraha Tembak Diri dari Jarak Dekat, Ini Penjelasan Labfor Polri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kematian Tri Nugraha akibat bunuh diri kian menguat. Kabid Labfor Mabes Polri cabang Denpasar Kombes Pol Nyoman Sukena menegaskan bahwa senpi Revolver berisi 4 peluru itu ditembakkan dari jarak dekat oleh pemiliknya Tri Nugraha saat berada di toilet Kantor Kejati Bali.
Tembakan jarak dekat ini mengakibatkan tembus hingga ke punggung belakang. Kombes Sukena menyebutkan bahwa senpi Revolver SR 38/357 T 1102-14100095 SARSILMAZ Made In Turki sudah diperiksa di labfor pascakejadian. Barang bukti lainnya yang diperiksa labfor adalah 4 peluru cal 38, selongsong peluru dan baju yang dikenakan korban saat kejadian.
Perwira melati tiga di pundak itu menjelaskan secara teknis pihaknya masih menyelidiki apakah barang bukti yang diperiksa itu mengandung GSR (Gun Shot Residu).
"Pertanyaanya bila mengandung GSR apakah benar digunakan bersangkutan? Bila di bajunya ada GSR juga, apa benar ditembak jarak dekat? Nanti itu secara teknis kita dalami," tegas Kombes Sukena, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Dodi Rahmawan dan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi, saat jumpa pers di Mapolda Bali Jumat (4/9/2020).
Menurutnya, pihak labfor Polda bekerjasama dengan labfor Mabes Polri cabang Denpasar saat ini sudah melakukan penyelidikan mendalam. Dimana, ditemukan ujung laras senpi tersebut positif mengandung timbal atau GSR.
"Hasil swab pangkal senpi juga positif GSR. Itu artinya benar senpi ini yang meletus. Swab lubang tembak baju korban juga positif mengandung GSR, artinya ditembakkan jarak dekat. Anak peluru yang menembus dada korban juga positif mengandung GSR," beber perwira melati tiga di pundak itu.
Diungkapkannya memang benar dari hasil penyelidikan senpi Revolver milik Tri Nugraha itu yang dipakai untuk bunuh diri. Pasalnya dari hasil olah TKP ditemukan bukti dinding berlubang kena tembak.
"Kami swab material di lubang itu dan hasilnya sama dengan yang terdapat pada peluru tingginya 1 meter dari lantai toilet. Artinya senpi itu dipakai korban. Karena GSR-nya banyak itu artinya (tembak jarak) dekat," ujarnya.
Sebelumnya Tri Nugraha mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Denpasar ditemukan tewas setelah menembakkan dirinya dengan senpi di toilet lantai 2 Kantor Kajati Bali, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 19.40 Wita.
Tri terlibat kasus tindak pidana gratifikasi oleh terpidana mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang kini mendekam di Lapas Kerobokan Kuta Utara.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 745 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik