Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Optimalkan Rantai Pasok Alat Kontrasepsi, BKKBN Bali Sosialisasi Aplikasi SIRIKA
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka meningkatkan akses alat dan obat kontrasepsi (alokon) di fasilitas Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Rantai Pasok Alokon atau SIRIKA yang memastikan rantai pasok alat kontrasepsi tidak kelebihan atau kekurangan stok di sebuah provinsi.
Aplikasi SIRIKA merupakan inovasi dalam proses pengolahan data pelaporan logistik dan pengelolaan di Gudang Alokon secara digital, sehingga BKKBN dapat memiliki rantai pasok yang handal dan cepat tanggap dalam penyediaan alokon pelayanan KB. Hal ini juga mendukung upaya BKKBN dalam pencegahan 'baby boom' yang dapat terjadi di kemudian hari.
Terkait hal tersebut, maka Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menggelar Sosialisasi Aplikasi SIRIKA bagi pengelola program KB Kabupaten / Kota pada Jum’at (16/10). Kegiatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan aplikasi SIRIKA tentunya berjalan sesuai protokol Kesehatan dengan menjalankan 3 M (Menjaga Jarak, Menggunakan Masker dan Mencuci Tangan sebelum masuk ruangan).

Kepala Perwakilan BKKBN Bali, Drs. Agus P Proklamasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa jaminan ketersediaan kontrasepsi diupayakan agar mampu memenuhi harapan dan meyakinkan klien tentang 6 tepat (six right) yaitu tepat produk, tepat jumlah, tepat kondisi, tepat tempat, tepat waktu dan tepat biaya.
“Dalam upaya untuk menjamin ketersediaan Alkon bagi seluruh Pasangan Usia Subur (PUS) dan menjamin lancarnya pengendalian dan pendistribusian alat dan obat kontrasepsi di Kab/Kota, maka BKKBN membuat aplikasi SIRIKA ini sehingga memudahkan pelaksanaan tugas”, Ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Bali juga mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini maka dapat membangun dan meningkatkan komitmen serta memantapkan Langkah-langkah operational dalam menjaga ketersediaan alokon dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan KB era Jaminan Kesehatan Nasional.
“Pada penyelenggaraan KB era JKN ini, maka sesuai dengan 9 poin arahan Kepala BKKBN telah ditetapkan kebijakan yaitu menjamin tersedianya pelayanan KB yang berkualitas dan merata, dengan strategi menjaga ketersediaan alokon di seluruh faskes,” ujarnya.
Selain itu, dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali juga menyerahkan penghargaan kepada SMP Negeri 2 Mengwi yang menjadi pemenang tingkat Provinsi pada pelaksanaan Lomba Covering Jingle yang diadakan dalam rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 683 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 633 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 469 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 454 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik