Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Putus Covid-19, Pedagang dan Pengunjung Pasar Disiplin Masker
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memakai masker saat beraktivitas di luar rumah seperti para pedagang Pasar Abian Timbul Pemecutan Klod Kecamatan Denpasar Barat sudah menjadi kesadaran sehingga mereka tetap memakai masker demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Apalagi, pihak pengelola pasar sudah memberikan himbauan lewat petugas dan media-media sosialisasi pentingnya disiplin menjaga protokol kesehatan atau prokes yang dipasang di depan pasar yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Denpasar ini
Dari pantauan, semua pedagang maupun pembeli di Pasar Abian Timbul memakai masker, Bebarapa wastafel atau tempat cuci tangan juga disediakan pengelola dipasang di beberapa titik strategis.
Siti Mutmainah, pedagang kain menyatakan, memakai masker sangat penting sebagai upaya melindungi diri dan orang lain, agar tidak tertular virus corona atau Covid-19.
“Setiap hari saya melayani banyak orang, tidak tahu ya apakah ada yang positif Covid-19 atau tidak,” katanya Jumat (6/11/2020).
Sebagai antisipasi agar agar tidak tertular, Mutmainah terus memakai masker yang merupakan bagian disiplin 3M.
Dia juga melaksanakan himbauan pemerintah agar masyarakat disiplin 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer serta menjaga jarak dari kerumunan.
Ibu asal Jember Jawa Timur itu juga senang dan terbantu karena fasilitas kesehatan pendukung prokes tersedia, sehingga jika sewaktu-waktu ingin membersihka tangan tidak terlalu sulit karena sudah tersedia wastafel dan hand sanitizer
Namun diakuinya, saat-saat tertentu ramai pembeli, menjaga jarak atau social distancing cukup sulit dilakukan mehgingat areal jualannya yang sempit sehingga kerap berdesakan.
Senda dengan itu, Ketut Ariani, pedagang lainnya, juga sudah membiasakan diri memakai masker karena tidak ingin terpapar Covid-19.
Apalagi kata dia, penyebaran Covid-19 di Denpasar, termasuk cukup tinggi sehingga masyarakat harus mencegah diri dengan membiasakan diri agar tubuh bersih dan sehat.
Ariani yang asal Kabupaten Karangasem itu, juga berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir karena telah berdampak keras terhadap penjualan karena daya beli masyarakat turun. "Dampaknya keras sekali, saya hanya bisa bertahan, semoga bisa normal kembali," harapnya. (mat)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang