Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemdes Sepang dan Warga Sepakat Larang Tajen

Minggu, 8 November 2020, 17:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pemerintah Desa Sepang dan Desa Pakraman Sepang beserta warga setempat membuat kesepakatan untuk penolakan gelaran tajen atau judi sabung ayam di wlayah desa setempat. Alasannya, arena tajen berpotensi kuat menjadi lokasi penyebaran virus Covid-19 karena tidak ada penerapan protokol kesehatan.

Isi kesepakatan itu diantaranya, pertama, secara bersama-sama berperan aktif dalam upaya pendisiplinan untuk mencegah dan penanggulangan pandemi Covid 19. Kedua, menolak aksi anarkis dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Ketiga, mendukung sepenuhnya program pemerintah tentang meniadakan segala bentuk perjudian seperti Judi Tajen di desa Sepang, Keempat, mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk menggunakan masker dalam penanggulangan Covid-19. Kelima, mentaati semua ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku di desa Sepang dan Negara Republik Indonesia.

Perbekel desa Sepang Putu Agung Mahardika menyampaikan, kesepakatan ini  dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya tidak berkerumun.

“Di tempat Tajen biasanya sering terjadi kerumunan, maka kami mendukung program pemerintah untuk tidak ada tajen termasuk di desa Sepang untuk tidak menimbulkan klaster baru mewabahnya covid 19," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Busungbiu AKP Gede Budiarta mendukung upaya dan kesepakatan warga dan  pemerintahan desa Sepang agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Pihaknya berharap desa lainya bisa mengikuti.

“Harapannya, apa yang telah dilakukan warga dan  pemerintahan desa Sepang serta desa adatnya bisa diikuti oleh desa desa lain, tujuannya untuk memutus mewabahnya covid-19,” ujar Budiarta. (NOV)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami