Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pola Latihan Olahraga Kedepankan Prokes
BERITABALI.COM, BULELENG.
Di tengah Pandemi Covid-19, dunia olahraga juga harus menyusun pola pelatihan olahraga yang menekankan pada protokol kesehatan. Untuk mendukung itu, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng memberikan workshop dan pelatihan olahraga berbasis protokol kesehatan bagi pengurus kabupaten cabang olahraga di Buleleng, Selasa 10 Nopember 2020.
Workshop ini untuk mendukung atlet dan official tetap melakukan latihan untuk menjaga prestasi olahraga namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Workshop diselenggarakan dalam tiga gelombang selama 10 hari dari tanggal 10 sampai 17 november 2020.
Harapannya, para pelatih dari 40 Pengkab Olahraga mampu menyusun Program Latihan berbasis Protokol Kesehatan, untuk memberikan layanan dalam pelaksanaan pembinaan dan latihan kepada atlet, sekaligus menjaga dan mengendalikan tingkat penyebaran Covid –19.
“Sangat penting untuk menyusun pola pembinaan olahraga, mulaid ari sistem pelatihan, lomba dan lainnya menekankan protokol kesehatan. Yang utama adalah kesehatan namun disisi lain, atlet kita juga tidak bisa diam begitu saja tetapi mereka tetap harus aktif melakukan latihan dan berprestasi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika.
Menurut Astika, pelatihan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari izin yang telah diberikan oleh Bupat Buleleng untuk melakukan aktivitas keolahragaan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Sebelumnya, Disdikpora telah membuka sejumlah sarana-prasarana olahraga untuk menunjang kegiatan latihan para atlet.
Sampai saat ini sudah ada sekitar 36 cabang olahraga yang sudah melaksanakan kegiatan latihan. Namun ada sekitar 4 cabang olahraga yang masih belum diberikan porsi latihan lantaran masih rentan terjadinya penyebaran covid-19.
“Masih ada yang tersisa 4 cabor yang belum diizinkan, karena masih rentan terjadinya penyebaran covid-19. Untuk itu kita menyusun SOP dari workshop ini dalam rangka menyiapkan para atlit-atlet khususnya untuk 36 Pencab ini,” sambungnya
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengapresiasi penyusunan protokol kesehatan untuk pembinaan dan pelatihan keolahrgaan di Buleleng. Hal ini sangat menunjang aktivitas dan prestasi olahraga di Buleleng.
“Ini adalah upaya pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dalam dunia olahraga,” ujarnya.
36 cabang olahraga sudah melakukan pelatihan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun hanya untuk mengikuti latihan saja, belum sampai untuk mengikuti kejuaraan secara langsung. Pemerintah akan mengijinkan bilamana ada pelrombaan keolahragaan secara virtual.
“Untuk empat cabor yaitu tinju, tarung, rugby dan kabadi. Belum bisa dibuka karena sangat riskan sekali terjadi penyebaran covid-19,” pungkasnya.
Masing-masing fasilitas keolahrgaan juga diminta untuk menyediakan sarana dan prasarana penerapan protokol kesehatan.
“Mulai dari fasilitas, minimal di setiap pengcab ada baliho mengenai protokol kesehatan, ada tempat cuci tangan dan ketika berlatih menggunakan masker dan menjaga jarak,” pungkasnya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan