Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Anggota KPPS dan Linmas Jalani "Rapid Test" Covid-19
BERITABALI.COM, TABANAN.
Para petugas KPPS dan Linmas di Kecamatan Selemadeg Barat menjalani rapid test Covid-19 untuk mengetahui apakah mereka pernah atau sedang terinfeksi virus Corona atau tidak.
Kegiatan itu juga dalam rangka Pengamanan Pemilukada Kabupaten Tabanan demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, terselenggaranya Pemilukada yang Aman Damai, Sejuk dan sehat.
Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Gusti Lanang Jelantik, turun langsung bersama sama dengan anggota Patroli Sabhara, Bhabinkamtibmas melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pelaksanaan rapid test, Senin (16/11/2020)
Pelaksanaan rapid tes digelar KPU Kabupaten Tabanan diperuntukkan khusus Personil KPPS dan Linmas yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Tabanan 9 Desember 2020.
Seizin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S Siregar, Kapolsek Lanang menyampaikan Rapid test di Puskesmas Selemadeg Barat dengan tenaga medis yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan serta dibantu tenaga pelaksana dari puskesmas Selbar.
"Jumlah yang dirapid test kali dari Desa Lumbung Kauh 35 orang, Desa. Mundeh Kauh 35 orang dan Desa Mundeh Kangin 42 orang," sebut Kapolsek Selbar.
Dari rapid test yang dilakukan terhadap seluruh KPPS dan Linmas, menunjukkan tidak ada yang reaktif.
Pada bagian lain, Kapolsek menekankan jajarannya tetap melaksanakan disiplin 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih mengalir atau hand sanitizer serta menjaga jarak dari kerumunan.
Selama pelaksanaan, semua protokol kesehatan dijalankan dengan baik guna pencegahan penyebaran virus corona saat pandemi. (mat)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun