Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Keduk Garage: Berkarya Harus Maksimal, Tidak Setengah-setengah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Art and Creative Talk Show serangkaian Denpasar festival ke-13 Tahun 2020 kembali menghadirkan narasumber yang tak kalah mumpuni.
Kali ini, kegiatan tersebut menghadirkan Builder Motor Costum Denpasar, Nyoman Gede Sentana Putra yang lebih akrab disapa Keduk Garage.
Dimana, Keduk merupakan salah satu Builder asli Denpasar yang telah melanglang buana ke mancanegara. Tercatat dua negara yang pernah dikunjungi Keduk dalam rangka festival motor costum internasional, yakni Jepang dan Amerika Serikat. Bahkan saat beraksi di Yokohama Jepang, karya Keduk sukes menjadi yang terbaik.
Dalam kesempatan tersebut Keduk memaparkan perjalanannya menjadi seorang builder hingga saat ini. Uniknya, sosok pria kelahiran Banjar Tainsiat Denpasar ini tidak mempredikasi dirinya akan menjadi seorang builder. Hal ini menurutnya mengalir begitu saja.
“Iya mengalir begitu saja, namun sejak awal berkesenian saya selalu idealis, dan itu yang mengantarkan saya untuk selalu berkarya dengan maksimal, masalah hasil biarkan masyarakat yang menilai,” ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan bahwa sejak kecil selalu berusaha sendiri atas keinginannya. Dimana, untuk mendapatkan sesuatu pihaknya terlebih dahulu harus berbuat sesuatu.
“Ikhlas, berkarya dengan ikhlas dan mengalir, jarang berpikir atas sesuatu yang dibuat, prinsipnya bagaimana memaksimalkan sesuatu yang dikerjakan, jadi harus maksimal dan jadi bagus,” jelasnya.
Hingga kini tidak ada perubahan bagi Keduk dalam berkarya dan berkesenian. Namun baru beberapa tahun belakangan ini berpikir untuk bekerja secara profesional serta mengkomersilkan apa yang dibuat sehingga mampu memberikan dampak yang baik dan memenuhi kebutuhan pasar.
“Jadi natural saja, dan saya sangat idealis dalam berkarya, inilah yang membuat mengapa berkarya itu harus maksimal, tidak setengah-setengah,” ujarnya.
Di akhir sesi Keduk berpesan kepada khalayak untuk tetap kreatif dan produktif di masa pandemi Covid-19 ini.
“Harapan saya terhadap diri sangat sederhana, yaitu bisa bertahan hidup dan bisa selalu menjaga happy dan memenuhi hobi. Dan untuk seluruh rekan-rekan tetaplah survive, apapun masalah hidupmu, tetaplah kreatif dan produktif di masa pandemi,” jelasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun