Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pandemi Covid-19, Masalah Sampah Jadi Tantangan Berat

Senin, 30 November 2020, 20:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Masalah sampah menjadi tantangan berat yang harus dipecahkan bersama semua pihak terlebih saat pandemi virus corona atau Covid-19.

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi mengungkapkan, pertumbuhan makhluk hidup di mulai dari setitik benih yang kasat mata, kemudian merangkai dirinya
dari unsur-unsur fisik dan kimia yang terkandung dalam makanan dan minuman. 

Semua makhluk sepakat, bahwa Makanan dan minuman berasal dari Bumi, jika jalan panjang garis keturunan dari kehidupan ini, bisa direnungkan, apa yang dilakukan anak muda dalam suatu bentuk usaha mengembalikan kesejatian alam

"Agar tidak tercemar dari sampah plastik adalah perbuatan yang sangat mulia," ujar Roby saat menghadiri Pembukaan Kantor Baru Youthtopia di jalan Raya Pantai Seseh, Banjar Sogsogan, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Senin, (30/11/2020)

Ia menyebutkan permasalah sampah plastik tidaklah mudah terlebih di tengah Covid -19, pemerintah mewajibkan seluruh warga menggunakan masker dan masker sendiri berasal dari plastik.

Selama acara berlangsung protokol kesehatan atau prokes dijalankan dengan baik semua yang hadir memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih atau hand sanitizer.

Demikian juga, selama berlangsungnya acara mentaati social distancing yakni menjaga jarak untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Tak lupa Kapolres mengingatkan agar protokol kesehatan atau prokes dipatuhi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pria Lulusan Akpol 2000 ini menitipkan pesan agar mematuhi himbauan pemerintah disiplin 3M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air atau hand sanitizer serta menjaga jarak.

Dia mengharapkan semangat anak muda yang dimotori Youthtopia pimpinan Melati, menjadi pion positve bagi anak muda lainnya dan tetap konsisten serta tidak kendor, berkelanjutan karena merupakan kegiatan untuk bumi. 

Namun Kapolres mengingatkan. agar Ide baik, perbuatan mulia ini, tidak menimbulkan masalah baru seperti bau tidak sedap di lingkungan.

"Seperti kata pepatah di mana bumi di pijak di sana langit di junjung, Jangan sampai tidak peduli dengan lingkungan," imbuhnya. (mat)


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami