Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Gepeng Menjamur di Ubud, Satpol PP Gianyar Jaring 50 Orang dalam Sepekan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan pariwisata Ubud kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gianyar. Meski penertiban rutin dilakukan, para gepeng disebut terus bermunculan di sejumlah titik strategis kawasan wisata tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar pun kembali menggencarkan operasi penjangkauan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan wisatawan maupun masyarakat lokal di Ubud.
Kepala Satpol PP Gianyar, Putu Yudanegara mengatakan, pihaknya kembali menerjunkan personel Regu 4 yang dipimpin Kepala Seksi Operasi untuk melakukan penertiban pada Minggu (10/5/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang gepeng yang berada di kawasan selatan ruko Bank Mandiri Ubud.
“Pengambilan gepeng di selatan ruko Bank Mandiri berjumlah tujuh orang,” ujar Putu Yudanegara.
Tujuh orang yang diamankan terdiri dari dua perempuan dewasa, satu laki-laki dewasa, dua anak laki-laki, dan dua anak perempuan.
Menurutnya, proses penertiban berjalan aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari para gepeng yang terjaring razia. “Selama kegiatan berjalan aman dan lancar,” katanya.
Puluhan Gepeng Terjaring
Satpol PP Gianyar mencatat jumlah gepeng yang diamankan selama Mei 2026 terus bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun, pada 3 Mei petugas mengamankan empat orang gepeng, kemudian 20 orang pada 4 Mei, delapan orang pada 5 Mei, dan 11 orang pada 6 Mei malam.
Sementara dalam operasi terbaru pada 10 Mei, tujuh orang kembali diamankan sehingga total gepeng yang terjaring selama sepekan mencapai 50 orang. “Pas 50 orang satu minggu,” terangnya.
Pemkab Gianyar juga memperkuat pemantauan melalui sistem kamera pengawas atau CCTV yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gianyar. Langkah ini dilakukan untuk memantau aktivitas gepeng yang kerap muncul di kawasan wisata Ubud.
Meski demikian, pihak Satpol PP mengaku masih kesulitan melacak asal maupun lokasi tempat para gepeng tersebut datang sebelum memasuki kawasan Ubud. “Cuma kami belum tahu dimana mereka mendarat," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1253 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 970 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 801 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik