Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Prokes Ketat Dijalankan Saat Servis Kendaraan Bermotor
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Protokol kesehatan dilaksanakan ketat tidak hanya di instansi pemerintah namun juga kalangan swasta seperti halnya di pusat layanan servis kendaraan bermotor di Kota Denpasar Bali.
Astra Motor Bali satu diantaranya yang memberlakukan penerapan protokol kesehatan atau prokes saat pandemi Covid-19.
"Kami melihat jaringan yang ada saat ini, sudah cukup untuk melayani konsumen selama masa pandemi," ujar Marketing Manager Astra Motor Bali Henry Setiawan kepada wartawan di Astra Cokroaminoto Denpasar, Kamis (3/12/2020).
Pihaknya meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen dalam hal ini, sangat serius saat masa new normal atau adaptasi tatanan kehidupan era baru.
"Kalau ada konsumen masuk, dilakukan pengecekan suhu tubuh, teman-teman yang jaga melayani, selalu memakai masker atau face shield," terangnya.
Kemudian juga, disediakan fasilitas prokes seperti hand sanitizer bagi pelanggan yang datang untuk melakukan servis kendaraan.
Agar bisa memberikan pelayanan dengan baik, para teknisi atau pegawai tetap menjaga kesehatan dan imun tubuh dan menghindarkan kontak fisik dengan konsumen untuk pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.
Demikian juga, memanfaatkan aplikasi Motorku X yang memudahkan konsumen saat konsumen servis kendaraan tanpa harus antre karena sudah disiapkan slot sehingga tidak perlu terlalu lama di pusat servis sehingga bisa mencegah kerumunan.
Termasuk pameran virtual dimana selama pemeran itu, disiarkan secara live di media sosial Astra Motor Bali, dan jaringannya adalah salah satu cara dalam mencegah kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (mat)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun