Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Kasus Positif Covid-19 di Tabanan Dekati Angka 2.000 Orang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Penambahan kasus positif membuat Tabanan masuk zona merah. Data Satgas Penanganan Covid-19 sampai Minggu (27/12), jumlah total terkonfirmasi positif mulai mendekati angka 2.000 atau tepatnya 1.915 kasus dengan adanya penambahan pasien terkonfirmasi positif baru sebanyak 15 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 I Putu Dian Setiawan mengatakan, berdasarkan data terakhir ada penambahan sebanyak 15 pasien dengan berbagai keluhan maupun tanpa gejala. Pasien yang mengalami keluhan langsung mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara yang tanpa gejala menjalani isolasi terintegrasi.
“Ada penambahan 15 kasus baru sehingga total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1915,” ujarnya, Minggu (27/12). Terlepas dari adanya penambahan kasus baru, pada saat yang sama ada penambahan sebanyak 23 pasien baik yang menjalani perawatan atau isolasi dinyatakan sembuh. Dengan demikian total pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 1.749 orang.
“Dengan adanya 23 dinyatakan sembuh, masih ada sebanyak 104 pasien yang dirawat atau menjalani isolasi,” ujarnya.
Sementara untuk kasus kematian, sudah tercatat 62 orang. Kesemua pasien yang meninggal merupakan pasien dengan komorbid atau memiliki penyakit penyerta. Kasus kematian terakhir terjadi pada saat Hari Raya Natal, Jumat (25/12).
Seorang pasien pria berumur 70 tahun asal Desa Baturiti, Kerambitan, Tabanan masuk rumah skait 15 Desember di BRSU Tabanan dengan keluhan CVA Infark dan memiliki penyakit bawaan diabetes melitus tipe II. Setelah dirawat dan dicek, ternyata positif Covid-19. Korban sempat menjalani perawatan selama 10 hari, namun kemudian dinyatakan meninggal.
Dengan masih tingginya kasus Covid membuat Tabanan kembali masuk zona merah, sehingga pihaknya kembali mengingkatkan seluruh masyarakat semakin disiplin menerapkan 3 M, terutama menghindari kerumunan sata libur Natal dan tahun baru 2021 ini.
Apalagi kini Tabanan membentuk tim gabungan enforce kerumunan untuk mencegah kerumuman sesuai dengan maklumat Kapolri yang terbaru. Tim ini menyasar kerumunan yang terjadi di obyek wisata atau tempat lainnya yang berpotensi terjadi penularan Covid-19.
“Mari kita sama-sama tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kalau memang tidak penting sebaiknya tetap di rumah dan hindari kerumuan serta tetap memakai masker,” kata Kadis Kominfo Tabanan ini.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik