Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Autothrottle Bermasalah Diduga Jadi Sebab Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182
beritabali.com/ist/suara.com/Autothrottle Bermasalah Diduga Jadi Sebab Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyelidik kecelakaan udara Indonesia sedang menelisik apakah sistem auothrottle yang bermasalah menjadi penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada 9 Januari 2021.
Menyadur Reuters Sabtu (23/1/2021), autothrottle atau sistem yang mengontrol tenaga mesin secara otomatis sempat dilaporkan bermasalah pada penerbangan beberapa hari sebelumnya.
"Ada laporan kerusakan pada autothrottle beberapa hari sebelumnya kepada teknisi di log perawatan, tapi kami tidak tahu apa masalahnya," katanya Penyelidik Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) Nurcayho Utomo.
"Jika kami menemukan CVR (perekam suara kokpit), kami dapat mendengar diskusi antar pilot, apa yang mereka bicarakan dan kami akan tahu apa masalahnya."
Belum diketahui secara pasti, apakah masalah dengan sistem autothrottle berkontribusi pada kecelakaan pesawat itu.
Tapi sejauh ini, Nurcayho Utomo hanya megingat masalah itu dalam catatan pemeliharaan pesawat.
Ketika sistem autothrottle bermasalah, pesawat masih bisa diterbangkan dengan cara manual oleh pilot.
Pihak Sriwijaya Air belum bisa mengomentari soal teknis yang menyangkut penyidikan sebelum ada pernyataan resmi KNKT.
Laporan pendahuluan diharapkan akan dikeluarkan dalam waktu 30 hari setelah kecelakaan itu, sesuai dengan standar internasional.
Hingga kini, pencarian bawah air untuk unit memori CVR di Laut Jawa terus berlanjut meskipun perekam data penerbangan (FDR) pesawat telah ditemukan dan dibaca oleh penyelidik.
Mengutip sumber yang dekat dengan penyelidikan, Wall Street Journal pada hari Kamis melaporkan data FDR menunjukkan sistem autothrottle tidak beroperasi dengan baik di salah satu mesin pesawat saat berangkat dari Jakarta.
Alih-alih mematikan sistem, FDR mengindikasikan pilot mencoba untuk mengembalikan fungsi throttle yang macet, lapor WSJ.
Itu bisa mengindikasikan perbedaan tenaga yang signifikan antara mesin sehingga membuat jet lebih sulit dikendalikan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6027 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan