Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dipusatkan di Mandalika
BERITABALI.COM, NTB.
Walau di masa pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya meluncurkan berbagai program untuk mendorong bangkitnya pertumbuhan UMKM melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan mengusung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).
NTB terpilih sebagai tuan rumah dan akan melangsungkan Gernas BBI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 3 Maret 2021, bertepatan dengan Festival Bau Nyale mendatang.
Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Iwan Kurniawan H menjelaskan, bahwa selain Gernas BBI, terdapat beberapa kegiatan yang tergabung seperti Bangga Berwisata Indonesia dan Gerakan Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2021.
“Provinsi NTB dapat menjadi tuan rumah dan sekaligus menjadi penyelenggara kegiatan yang sangat bergengsi ini. Di dalamnya digabungkan dengan Gerakan berwisata Indonesia dan Gerakan Digitalisasi Indonesia. Jadi dalam satu event besar akan ada tiga pertemuan yang tergabung di dalamnya,” tutur Iwan saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gernas BBI di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Jum’at (5/2).
Ia memastikan, kegiatan Gernas BBI 2021 nanti tetap menerapkan protokol kesehatan Covid – 19 dan menerapkan 5M dengan ketat. Rencananya rangkaian kegiatan tersebut dimulai dari opening ceremony, showcase, talkshow, on boarding UMKM, Business Matching, Perluasan Qris dan Kampanye BBI dan BWI.
“Kegiatan ini akan dilakukan secara hybrid ada yang secara offline dan secara virtual. Sehingga protokol kesehatan covid – 19 sangat diperhatikan,” tuturnya.
Sebanyak kurang lebih 300 UMKM dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi NTB siap ikut serta memeriahkan Gernas 2021. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinisi NTB, Drs H Wirajaya Kusuma MH, mengungkapkan bahwa beberapa karya putra daerah NTB seperti motor listrik sudah saatnya untuk digaungkan di event ini.
“Seperti yang pernah disampaikan oleh bapak Gubernur NTB, agar kalau bisa motor listrik dapat kita tampilkan. Sehingga pada saat kita meluncurkan Gernas BBI ini motor listrik dapat digaungkan dan menjadi prioritas. Di samping itu juga, beberapa kerajinan yang lain seperti tenun dan lain sebagainya,” ungkap Wirajaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti SE ME mengungkapkan, bahwa beberapa produk-produk lokal NTB masih dalam proses pengemasan dan siap menyambut Gernas BBI.
“Sudah ada beberapa produk yang siap untuk dikurasi seperti kemasan pangan lokal. Seperti ayam Rarang, sate dan ayam Taliwang masih dipersiapkan, dan juga masih mempersiapkan proses izin edar dari BPOM sehingga layak untuk diekspose tingkat nasional,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut dihadiri secara langsung dan virtual oleh beberapa instansi terkait. Yakni Dinas Koperasi dan UKM NTB, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 705 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 649 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 476 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 460 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik