Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Penjelasan Ilmiah Tentang Mimpi Basah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mimpi basah terjadi pada lelaki yang sudah memasuki masa pubertas. Penasaran tentang penjelasan ilmiahnya?
Dilansir WebMD, mimpi basah merupakan kondisi di mana seseorang mengalami ejakulasi atau keluarnya air mani (sperma) saat tidur.
Bagi laki-laki, mimpi basah menjadi tanda jika dirinya mengalami pubertas dan testis sudah dapat memproduksi sperma pada tubuh.
Mimpi basah tidak disebabkan oleh masturbasi saat tidur. Hal ini terjadi secara otomatis tanpa direncanakan terlebih dahulu. Biasanya mimpi basah terjadi ketika di dalam mimpi sedang melakukan hubungan seksual.
Namun, laki-laki yang mengalami mimpi basah, biasanya tidak mengingat mimpi tersebut secara jelas.
Mimpi ejakulasi atau orgasme, juga bisa dialami oleh perempuan. Namun, mimpi ini yang dialaminya tidak sesering laki-laki.
Berdasarkan studi, sekitar empat persen mimpi yang mereka alami mengenai hubungan seksual. Dalam bahasa kedokteran hal ini disebut sebagai “emisi nokturnal”, yang berrati pelepasan di malam hari.
Pada laki-laki mimpi basah juga terjadi karena di dalam tubuhnya telah memproduksi hormon testosteron. Hormon testosteron dapat mendorong tubuh untuk melepaskan sperma yang berfungsi membuahi sel telur.
Mimpi basah juga dapat terjadi karena banyaknya air mani yang menumpuk di dalam tubuh. Oleh karena itu, tubuh secara otomatis mengeluarkannya melalui mimpi basah saat tidur. Mimpi basah merupakan hal normal yang dialami laki-laki pada masa pertumbuhan. Usia untuk mengalami mimpi ini jjuga berbeda-beda pada setiap orang.
Mimpi basah juga tidak dialami saat menjadi titik pubertas pada laki-laki. Setelah dewasa, mimpi basah juga sering dialami. Terdapat beberapa laki-laki yang mengalaminya beberapa bulan sekali, bahkan berkali-kali dalam seminggu.
Ketika mengalami mimpi basah, biasanya orang tersebut terbangun karena merasakan hal yang kurang nyaman pada sekitar alat kelamin. Hal itu biasanya juga menjadi tanda untuk laki-laki melakukan mandi wajib dan mencucinya dengan sabun dan air agar bersih dari air mani.
Mimpi basah sejauh ini tidak dapat dikontrol. Biasanya jika merasakan banyaknya sperma dapat dikeluarkan melalui mastrubasi atau berhubungan seks dengan pasangan. Namun, melakukan mastrubasi bisa menyebabkan candu. Melakukan mastrubasi berlebihan juga berbahaya bagi kesehatan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4573 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3415 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2092 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan