Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Adi Arnawa: Desa Jangan Jadi Penonton Pariwisata Badung

Senin, 14 September 2026, 19:34 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkab Badung/Adi Arnawa: Desa Jangan Jadi Penonton Pariwisata Badung.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton pertumbuhan pariwisata, tetapi ikut menjadi pelaku utama yang mendapatkan manfaat dari perkembangan ekonomi daerah.

Pesan tersebut disampaikan Adi Arnawa saat membuka Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Badung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (14/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut diikuti seluruh Camat dan Perbekel se-Kabupaten Badung. Forum ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pembangunan desa dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung.

Menurut Adi Arnawa, pembangunan ekonomi daerah yang bertumpu pada pariwisata perlu melibatkan masyarakat hingga tingkat desa. Potensi ekonomi lokal seperti BUMDes, UMKM, ekonomi kreatif dan desa wisata dinilai perlu dioptimalkan agar masyarakat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.

“Desa harus menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan dan bukan sekadar menjadi penonton pertumbuhan pariwisata. Kita ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton dari pertumbuhan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat dari perkembangan ekonomi daerah,” ujarnya.

Aspirasi Perbekel Diminta Segera Diinventarisasi

Dalam rapat tersebut, Bupati Badung juga meminta seluruh aspirasi yang disampaikan para Perbekel segera diinventarisasi. Aspirasi tersebut mencakup berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur, ekonomi, sosial, pendidikan hingga keamanan.

Inventarisasi diperlukan agar pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat melakukan penanganan secara cepat melalui koordinasi lintas kewenangan.

Adi Arnawa juga menekankan pentingnya memperkuat keterkaitan antara sektor pertanian dan pariwisata. Menurutnya, pembangunan ekonomi tetap harus berjalan dengan menjaga lingkungan dan budaya.

“Pembangunan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan dan budaya, tetapi justru memperkuat keduanya,” tegas Adi Arnawa.

Dana Desa Badung 2026 Terserap 100 Persen

Sementara itu, Kepala DPMD Badung Komang Budi Argawa melaporkan realisasi Dana Desa tahun 2026 sebesar Rp16,08 miliar untuk 46 desa telah terserap penuh atau mencapai 100 persen.

Untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dengan pagu Rp39,22 miliar, realisasi penyerapan mencapai 63,35 persen per 31 Agustus 2026.

DPMD Badung juga mencatat realisasi Bagi Hasil Pajak Daerah mencapai 46,88 persen dari pagu Rp873,50 miliar. Sementara realisasi Retribusi Daerah mencapai 62,83 persen dari pagu Rp20,16 miliar.

Pada 2026, sejumlah program prioritas desa diarahkan pada bimbingan belajar Bahasa Inggris untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), kesiapsiagaan penanganan bencana, pengelolaan sampah terpadu serta pembangunan infrastruktur pedesaan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, jajaran pimpinan OPD terkait, serta seluruh Camat dan Perbekel se-Kabupaten Badung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami