Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
I Gede Ardika, Penggagas Kepariwisataan Berkelanjutan Itu Berpulang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) I Gede Ardika meninggal dunia di Rumah Sakit Boromeus, Bandung, Jawa Barat.
"Berita Duka/lelayu, Telah meninggal dunia Bapak I Gede Ardika, Menteri Pariwisata dan Kebuayaan ke-8 (2000-2004), pagi ini Sabtu 20 Februari 2021 di Bandung. Disemayamkan di rumah duka RS St Boromeus Bandung. Info pemakaman menyusul. Semoga beliau manunggal denganNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Mohon doa bagi beliau," demikian pesan yang beredar di media sosial tersebut.
I Gede Ardika lahir di Singaraja, Bali, 15 Februari 1945. Semasa hidup, ia meraih gelar sarjana pada 1977 dari STIA LAN, Bandung, Jawa Barat. Ia merupakan pejabat karier pada Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Sebelum menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Ardika menjabat Wakil Kepala Badan Pengembangan Pariwisata dan Kesenian. Pada 1998-2000 menjadi Dirjen Pariwisata, Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya. Pada 1996-1998 ia menjabat Sekretaris Ditjen Pariwisata.
I Gede Ardika memiliki karya berupa buku dengan judul Kepariwisataan Berkelanjutan. Dalam buku itu, ia memaparkan gagasannya tentang dunia pariwisata ke depan.
Ia mengupas bagaimana pembangunan pariwisata di Indonesia bertumpu pada konsep, prinsip-prinsip, serta cita-cita dan tujuan sebagai bagian integral dalam pembangunan nasional. Bagi Ardika, falsafah kepariwisataan Indonesia bertumpu pada nilai-nilai dasar sebagai bangsa yang religius.
Nilai itu, menurut Ardika, menjadi acuan tertinggi yang diturunkan dalam nilai luhur agama, mengatur konsep hidup dalam keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, hubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan lingkungan alam dalam upaya mencapai kebahagiaan.
Buku ini juga menjelaskan, I Gede Ardika juga mengungkapkan tentang gagasannya mengenai konsep wisata desa. Gagasan itu ia presentasikan pada Sidang Umum UNWTO di Santiago, Chili, pada 1999 saat pengesahan Kode Etik Pariwisata Dunia (Global Code of Ethics for Tourism).
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8355 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5772 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2445 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar