Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Oximeter, Pengertian dan Cara Bacanya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Semenjak pandemi Covid-19, alat oximeter yang disinyalir dapat membantu mendeteksi virus Covid-19 mendadak kerap muncul di pemberitaan. Namun, apa sebenarnya oximeter? Berikut ini pengertian dan cara membaca oximeter.
1. Pengertian Oximeter
Oximeter adalah sebuah alat yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur tingkat oksigen di dalam darah manusia tanpa menimbulkan rasa sakit.
Dengan alat ini, Anda dapat mengetahui seberapa efisienkah oksigen yang beredar dalam darah hingga ke jantung atau lengan dan kaki.
Diketahui, kadar oksigen dalam tubuh normal umumnya berkisar antara 95-100 persen. Apabila kadar oksigen Anda di bawah 90 persen, maka kadar oksigen Anda termasuk rendah dan harus mendapat pertolongan medis.
2. Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menggunakan Oximeter
Oximeter berbentuk seperti klip yang dijepitkan pada jari atau daun telinga. Alat ini menggunakan cahaya sebagai pendeteksi oksigen dalam tubuh.
Dalam beberapa kasus, pasien pengguna oximeter ialah mereka yang memiliki penyakit seperti anemia, asma, kanker paru-paru, dan gagal jantung.
Melansir dari WHO, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan oximeter yakni:
- Pastikan posisi jari berada pas di antara capit oximeter. Hal ini penting dilakukan agar sinar atau cahaya oximeter bisa bekerja dengan benar dan mengukur kadar oksigen secara maksimal.
- Saat menggunakan oximeter di jari, pastikan tidak sedang menggunakan cat kuku atau pewarna, karena akan mengganggu kinerja oximeter.
- Hindari cahaya berlebihan karena akan mempengaruhi kinerja oximeter.
- Jangan bergerak berlebihan ketika menggunakan oximeter agar kinerja lebih akurat.
3. Cara Membaca dan Menggunakan Oximeter
Cara membaca oximeter bisa dilakukan dengan melihat kadar saturasi oksigen (SpO2) dan PRbpm pada pulse oximeter.
Apabila tingkat SpO2 95 persen maka termasuk normal. Namun, jika di bawah 90 persen maka segera datangi klinik kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, PRbpm pada oximeter berfungsi untuk mengukur denyut nadi dan mengetahui berapa kali jantung berdetak selama 1 menit. PRbpm dikatakan normal apabila berkisar antara 60-100 bpm.
Demikian penjelasan tentang oximeter, mulai dari pengertian hingga cara membacanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik