Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Staf Kedubes Jerman Datangi Rumah Bule Jerman Korban Pembunuhan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perwakilan Kedutaan Besar atau Kedubes Jerman untuk Indonesia mendatangi rumah warga negara mereka yang menjadi korban pembunuhan di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (15/3/2021).
Kedatangan mereka turut didampingi pihak Polres Tangsel untuk menjelaskan informasi soal peristiwa pembunuhan tersebut.
Ada tiga orang dari staf Kedubes Jerman yang datang, yakni perwakilan kepolisian Jerman dan Bagian Hukum dan Konsuler yang datang ke rumah korban di Perumahan Giri Loka 2, Serpong.
Salah seorang dari perwakilan Kedubes Jerman mengatakan, pihaknya hanya mencari informasi soal peristiwa yang menimpa salah seorang bule Jerman.
"Kita cuma mau mengambil informasi aja untuk membantu kepolisian di Indonesia. Informasi soal kejadiannya aja," katanya ditemui di lokasi, Senin (15/3/2021).
Sayangnya, mereka enggan memberikan komentar lebih jauh soal upaya yang dilakukan terkait penanganan kasus pembunuhan bule Jerman bernama Kurt Emil Nonnenmacher itu.
"Sorry nanti kita di-problem," pungkasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra juga enggan memberikan keterangan lebih jauh terkait kedatangan perwakilan Kedubes Jerman ke rumah WN Jerman korban pembunuhan di Serpong tersebut.
"Nggak ada bro, cuma nanya-nanya doang," singkatnya sambil menutup pintu mobil.
Diketahui sebelumnya, Kurt Emil Nonnenmacher, bule Jerman berusia 85 tahun, tewas bersama istrinya Naomi Simanungkalit berusia 53 tahun.WN Jerman tewas dibunuh oleh mantan kuli bangunan di rumah mereka bernama Wahyu Apriansyah.
Pelaku pembunuhan berhasil ditangkap jajaran Polres Tangsel usai kabur ke Tambun Utara, Bekasi, Sabtu (13/3/2021).
Pria berusia 22 tahun itu mengaku nekat membunuh bule Jerman dan istrinya lantaran dendam dan sakit hati selama bekerja di rumah korban.
Berdasarkan pengakuannya, pelaku sering dikatai dengan perkataan kotor dan ditunjuk-tunjuk pakai kaki.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5842 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan