Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Kronologis Siswa SMP di Ubud Meninggal di Sekolah, Begini Penjelasan Kadisdik Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Terkait siswa SMPN 1 Ubud yang meninggal, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra mengatakan sudah menerima laporan kejadian dari Kepala SMPN 1 Ubud Anak Agung Putra Suta Wibawa SPd. Laporan tersebut dibuat secara tertulis.
Mencakup kronologis kejadian naas tersebut. Ditugaskan bahwa pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung. Kesehatan siswa dideteksi awal melalui pengecekan suhu tubuh. Setiap sekolah pula sudah memiliki tim Satgas guna memastikan prokes.
"Dari Satgas, tidak menemukan ada siswa yang melewati batas suhu. Sehingga semua siswa yang dapat jadwal pada hari itu masuk ke kelas," jelasnya.
Dalam laporan juga tertulis kronologis kejadian. Berawal dari pukul 09.00 Wita, PTM sesi pertama selesai. Seluruh siswa sesi pertama pun pulang. Saat sekolah sepi, mulai berdatangan siswa yang mendapat jadwal sesi kedua.
"Yang bersangkutan jadwalnya pada sesi kedua. Tiba di sekolah sekitar pukul 09.10 Wita diantar orangtua," jelas Sadra.
Setiba di sekolah, Dewa Gede Krisna menuju ruang kelas 9C di lantai II. Namun saat itu, pembelajaran belum dimulai karena sesi II baru dimulai pukul 09.30 Wita. Sampai di kelas, Dewa Gede Krisna mengeluh sakit kepala.
"Oleh karena siswa membawa HP, siswa menghubungi orangtua agar menjemput. Kemudian orangtua datang, sempat berkomunikasi dengan anaknya. Tapi saat mau diajak pulang, Dewa Krisna lemas dan pingsan,” terang Sadra.
Terkait kondisi ini, Dewa Krisna sempat ditangani di Ruang UKS sembari menunggu kendaraan untuk merujuk ke Puskesmas Ubud I. Namun saat menuju Puskesmas Ubud I, Dewa Krisna diduga mengmebuskan nafas terakhir.
“Berdasarkan keterangan dokter puskesmas yang menangani bahwa anak telah mengalami imfarc miocard (kematian akibat serangan jantung),” jelas Sadra.
Terkait siswa SMPN 1 Ubud yang meninggal, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra mengatakan sudah menerima laporan kejadian dari Kepala SMPN 1 Ubud Anak Agung Putra Suta Wibawa SPd. Laporan tersebut dibuat secara tertulis. Mencakup kronologis kejadian naas tersebut.
Ditugaskan bahwa pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung. Kesehatan siswa dideteksi awal melalui pengecekan suhu tubuh. Setiap sekolah pula sudah memiliki tim Satgas guna memastikan prokes.
"Dari Satgas, tidak menemukan ada siswa yang melewati batas suhu. Sehingga semua siswa yang dapat jadwal pada hari itu masuk ke kelas," jelasnya.
Dalam laporan juga tertulis kronologis kejadian. Berawal dari pukul 09.00 Wita, PTM sesi pertama selesai. Seluruh siswa sesi pertama pun pulang. Saat sekolah sepi, mulai berdatangan siswa yang mendapat jadwal sesi kedua.
"Yang bersangkutan jadwalnya pada sesi kedua. Tiba di sekolah sekitar pukul 09.10 Wita diantar orangtua," jelas Sadra.
Setiba di sekolah, Dewa Gede Krisna menuju ruang kelas 9C di lantai II. Namun saat itu, pembelajaran belum dimulai karena sesi II baru dimulai pukul 09.30 Wita. Sampai di kelas, Dewa Gede Krisna mengeluh sakit kepala.
"Oleh karena siswa membawa HP, siswa menghubungi orang tua agar menjemput. Kemudian orangtua datang, sempat berkomunikasi dengan anaknya. Tapi saat mau diajak pulang, Dewa Krisna lemas dan pingsan,” terang Sadra.
Terkait kondisi ini, Dewa Krisna sempat ditangani di Ruang UKS sembari menunggu kendaraan untuk merujuk ke Puskesmas Ubud I. Namun saat menuju Puskesmas Ubud I, Dewa Krisna diduga menghembuskan nafas terakhir.
“Berdasarkan keterangan dokter puskesmas yang menangani bahwa anak telah mengalami imfarc miocard (kematian akibat serangan jantung),” jelas Sadra.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 790 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 692 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 514 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik