Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Terimbas Pandemi, Masyarakat Kedonganan Diajak untuk Kembali ke Sektor Perikanan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah Pandemi membuat beberapa sektor usaha berkaitan dengan pariwisata tiarap, yang akhirnya memberi dampak secara tidak langsung pada pendapatan ekonomi masyarakat.
Di Desa Adat Kedonganan salah satunya yang sebagian besar sektor ekonominya bersumber pada pariwisata akhirnya ikut terdampak. Jika dilihat hampir 80% krama desa adat Kedonganan dulunya sebagai nelayan, beralih profesi menjadi pemilik, pengelola dan karyawan ke 24 warung ikan bakar.
Dalam upaya membangkitkan kembali ekonomi warga, pihak Desa Adat setempat, mulai melakukan diversifikasi usaha dengan menghidupkan kembali sektor primer yang sudah sejak dulu dijalani warga setempat, seperti perikanan yang merupakan ikon desa adat Kedonganan.
Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si mengharapkan masyarakat untuk kembali beralih ke sektor perikanan hingga 50 persen .
"Kita mencoba men-switch pemikiran dari tadinya di pariwisata kemudian mengarah ke Perikanan. Dalam hal ini ingin mengajak bertahan di sektor perikanan di tengah gempuran pandemi. Kita mengajak krama kita menjadi nelayan, dengan harapan bisa berkembang menjadi pengusaha di bidang sektor perikanan. karena sektor perikanan ini tidak boleh diabaikan," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun