Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Puluhan Personel BPBD Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan personel BPBD Buleleng terlibat dalam evakuasi KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan laut Bali pada Rabu (21/4) lalu.
Sekretaris BPBD Provinsi Bali, Gede Teja ditemui di kantornya Senin (26/4) mengatakan peran personel BPBD masih terkait evakuasi di darat. Kata dia, personel BPBD tidak ikut melakukan pencarian ke tengah laut karena tak memiliki kapal.
"Sementara BPBD yang lain menunggu informasi, apakah dibutuhkan atau tidak. Koordinasi kami, memastikan personel BPBD ada di lokasi, siaga untuk evakuasi," tuturnya.
Kendati begitu, BPBD ikut terlibat dalam koordinasi evakuasi Nanggala 402, karena BPBD adalah potensi SAR dari Basarnas. Teja mengatakan bahwa TNI telah menyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam dan 53 prajurit di dalamnya telah gugur. Pencarian jenazah, kata dia, hingga saat ini masih dilakukan petugas.
Setelah pernyataan Panglima TNI soal gugurnya 53 prajurit dalam KRI Tanggal 402, upaya niskala turut dilakukan.
Gubernur Bali dan Kapolda Bali melakukan persembahyangan dan upacara ngaturang pakelem di perairan Celukan Bawang, Buleleng. Upacara itu menjadi simbol permohonan agar proses evakuasi berjalan lancar dan jenazah segera ditemukan.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan