Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Pengembangan Destinasi Super Prioritas, Poltekpar Bali Kolaborasi dengan Labuan Bajo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata telah mencanangkan 5 destinasi super prioritas di Indonesia, yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.
Lima destinasi super prioritas ini merupakan bagian dari proyek 10 Bali baru yang dicanangkan pemerintahan Jokowi. Yang mana, pengembangan destinasi pariwisata ini diharapkan menjadi tumpuan untuk menggenjot jumlah wisatawan sehingga turut membuka lapangan kerja, mendatangkan devisa, dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Untuk mendukung pengembangan destinasi Super Prioritas tersebut Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali berharap dapat berkolaborasi salah satunya dengan Labuan Bajo. Hal itu dikarenakan banyaknya potensi pariwisata di Labuan Bajo seperti Gili Laba, Pulau Rinca, Pulau Komodo, Pulau Kanawa, Pulau Padar, Desa Adat Wae Rebo, Pulau Kelor, Danau Kelimutu, dan tempat lain.
Direktur Poltekpar Bali Drs. Ida Bagus Putu Puja, ST.,M.Kes, di sela-sela audiensi dengan Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara belum lama ini, berharap bisa menjalin kolaborasi. Karena menurutnya, di Labuan Bajo banyak yang bisa dikembangkan terkait potensi pariwisata.
"Untuk itu, kami ingin mempelajari lebih dalam terkait destinasi super prioritas yang dimaksud. Salah satunya Labuan Bajo dengan taman nasional pulau komodo," kata Puja.
Lebih lanjut Puja menambahkan, ini tentunya menjadi salah satu capaian pembelajaran yang ingin dilakukan. Dalam hal ini, pihaknya akan mempelajari terkait quality tourism buka quantity
tourism.
"Kami akan mempelajari terkait quality tourism buka quantity tourism," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya sangat membutuhkan data empiris yang ada di destinasi Labuan Bajo. Pihaknya sangat berkepentingan untuk bekerjasama dengan pengelola Taman Nasional Komodo untuk pengembangan yang dimaksud.
"Bentuk kerjasamanya yang sangat dibutuhkan yakni berbagai informasi data untuk analisis destinasi super premium. Kami mohon pihak Taman Nasional Komodo bisa menjadi dosen tamu, narasumber, guest speaker yang bisa dilakukan secara online. Ada juga metode branded dengan mengundang ke kampus," tambahnya.
Tak hanya itu, pihaknya di Poltekpar Bali rencananya juga menyampaikan program kedinasan dengan beasiswa. Karena di Poltekpar Bali memiliki sejumlah program studi yang tentunya dapat menjadi pilihan.
"Diharapkan SDM disini (Labuan Bajo-red) bisa berminat. Kita akan komunikasikan," pungkasnya.
Sementara, Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara didampingi jajaran saat menerima kunjungan dari Poltekpar Bali sangat menyambut baik terkait rencana kolaborasi tersebut. Pihaknya menyampaikan berbagai hal terkait dengan pengembangan destinasi super prioritas program dari pemerintah.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8327 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5758 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3600 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar