Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
KRI Nanggala 402 Tenggelam di Laut Dalam dan Berbahaya, Proses Evakuasi Terkendala
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kapal selam KRI Nanggala 402 beserta 53 awaknya tenggelam di perairan Bali Utara di kedalaman 838 meter, 40 km di utara Celukan Bawang, Buleleng.
Proses evakuasi kapal selam dan awaknya akan berjalan sulit karena kondisi laut yang dalam dengan arus yang kuat. Posko pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 dipusatkan di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali. Sejauh 40Km di Utara pelabuhan ini menjadi lokasi tenggelamnnya KRI Nanggala 402 beserta 53 awak kapal selam di dalamnya. Perairan Bali Utara merupakan jalur pelayaran yang sudah ada sejak zaman kerajaan.
Perairan Bali Utara ini menjadi jalur utama kedatangan warga luar Bali dan luar negeri ke Pulau Bali di zaman dulu saat belum ada di Bandara di selatan Bali. Menurut ahli geologi, perairan sebelah utara pulau Bali merupakan cekungan besar dengan dasar miring ke timur.
Di ujung timur perairan ini, kedalaman laut bisa mencapai 1.400 meter. Sementara di ujung Barat kurang dari 200 meter di dasar cekungan ini membujur sesar sungkup Flores yang melegenda. Sesar aktif ini menjadi penyebab gempa Flores tahun 1992 dengan terjangan tsunami yang dahsyat.
Bagian sesar yang sama juga membangkitkan gempa di Lombok pada 2018 silam. Kapal selam KRI Nanggala 402 diperkirakan tenggelam di dalam cekungan ini di kedalaman 838 meter, 40 km di sebelah utara Pantai Celukan Bawang dengan kondisi alam seperti ini.
Proses evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402 akan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan berbahaya. Proses evakuasi kapal selam KRI Nanggala dipastikan membutuhkan biaya besar dan teknologi yang canggih untuk mengevakuasi kapal selam dari laut dalam.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan