Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
2 Jenazah Korban Longsor di PLTA Batang Toru Kembali Ditemukan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dua jenazah korban longsor di area PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kembali ditemukan. Kedua jenazah itu ditemukan di Sungai Batang Toru.
"Ia, ada dua ditemukan hari ini," kata Kabag Humas Pemkab Tapsel Isnut Siregar, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Minggu (2/5/2021).
Ia menjelaskan, kedua jenazah telah dievakuasi ke RSU Sipirok guna identifikasi dan autopsi. Kekinian total ada lima jenaah yang ditemukan. Sebelumnya, tiga korban meninggal yang ditemukan adalah RS (2), JG (10) dan EW (31).
Sementara korban yang masih dalam pencarian, yaitu AW (60), YH (50), NG (8), SF (6), R (4), N (12) dan SK (14). Tiga orang lainnya dari karyawan Shinohydro, yakni Mister Long (WNA China), Dolan Sitompul dan Doly Sitompul.
Sebelumnya, bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan proyek PLTA Batang Toru, Kamis (29/4/2021) sore, menyebabkan belasan orang hilang diduga tertimbun tanah.
Satu orang yang hilang tersebut merupakan pekerja asal China pada proyek tersebut.
Informasi dihimpun wartawan, tanah longsor berupa tebing tinggi lebih kurang 50 meter dan lebarnya juga lebih kurang 50 meter. Sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batang Toru.
Kabag Humas Pemda Tapanuli Selatan, Isnut Siregar ketika dikonfirmasi wartawan SuaraSumut.id mengenai kejadian ini menjelaskan bahwa penyebab longsor karena cuaca ekstrem hujan deras.
Isnut menyampaikan bahwa kejadian ini berada di tanah rakyat atas nama D Siregar dan di lokasi tersebut ada rumah yang ditempati seorang penjaga tanah D Siregar bermarga Waruwu.
Saat hujan deras, ia mengatakan pihak manajemen PLTA Batang Toru (NSHE dan Sinohydro) menuju lokasi tersebut dengan harapan pemilik rumah tersebut dapat meninggalkan lokasi akibat curah hujan yang cukup tinggi.
"Namun nasib nahas 3 orang karyawan telah mengalami korban akibat longsor tersebut dan sampai saat ini masih dalam tahap pencarian," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun