Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Saat Negara Arab Diam, Iran Bantu Uang, Intelijen, dan Senjata ke Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ketika negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, cenderung diam saat Gaza Palestina dibombardir Israel, justru Iran tampil garang memberikan bantuan berupa uang, intelijen, hingga persenjataan.
Bahkan, pejabat intelijen Barat yang tak disebutkan namanya menyebut Iran berada di pihak Hamas dalam mengembangkan rudal yang dipakai untuk menyerang Israel.
Menyadur The Sun Senin (17/5/2021), bantuan tersebut memainkan peran kunci untuk Hamas dalam mengembangkan persenjataan yang mematikan. Sumber menyebut senjata itu dibuat di Gaza berdasarkan desain dari Iran.
"Kolaborasi antara Iran dan Hamas menghasilkan organisasi dengan senjata yang jauh lebih efektif".
"Bantuan Iran telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam hal jangkauan, presisi, dan tingkat kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh senjata tersebut."
Hamas telah meluncurkan lebih dari 1.800 roket dari jalur pantai Palestina. Selama ini mereka mengandalkan roket Qassam jarak pendek yang memiliki jangkauan sekitar 6 mil.
Namun, dalam serangan terbaru di Israel, Hamas menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 25 mil, serta roket M-75 dan J-80, dengan jangkauan yang jauh lebih jauh, antara 50-60 mil.
Selama beberapa hari terakhir, roket Hamas telah menghantam beberapa kota besar Israel, seperti Tel Aviv dan Lod.
Kelompok Palestina berusaha untuk meningkatkan kemampuan militernya setelah kalah dari pasukan Israel tahun 2014.Kala itu, militer Israel melancarkan serangan darat untuk menghancurkan infrastruktur teroris Hamas.
Kemudian, kolaborasi antara Hamas dan Iran berkembang selama lima tahun terakhir dengan kemajuan pada dukungan pendanaan dan intelijen.
Komandan senior dari kelompok Hamas diyakini telah melakukan kunjungan rutin ke Iran, di mana mereka telah menjalani pelatihan dalam produksi dan pengoperasian sistem senjata canggih.
Kunjungan tersebut juga mencakup pemeriksaan fasilitas produksi roket yang dikendalikan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7159 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5618 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3522 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2378 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan