Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
13 Lumba-lumba Terdampar di Klungkung, Ini Diduga Penyebabnya
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Terdamparnya 13 lumba-lumba di Pantai Batu Tumpeng, Kabupaten Klungkung, Bali, diduga karena fenomena air pasang surut yang terjadi di wilayah perairan Bali.
"Bisa jadi, karena air pasang terdampar," kata Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III, Dwi Hartanto saat dihubungi Jumat (28/5) dikutip dari Kumparan.com.
Ia menerangkan, terjadi fenomena pasang surut dan tinggi gelombang di perairan Bali sejak Rabu (26/5) kemarin hingga hari ini, karena dipicu gerhana total pada Rabu (26/5) lalu, dan terjadi banjir rob hingga ke daratan yang terjadi di beberapa wilayah seperti di Kuta, Sanur dan Klungkung.
"Fenomena pasang surut, karena pengaruh dari gerhana. Kedua dari gravitasi bumi dan matahari. Kalau mataharinya jaraknya lebih pendek jadi berpengaruh. Itu, karena pengaruh daya tarik matahari dan bumi dan juga kemarin karena gerhana. Jadi pasang airnya," imbuhnya.
Untuk gelombang tinggi, di perairan selat bagian selatan Bali diperkirakan antara tiga hingga empat meter. Sementara, fenomena pasang surut pihaknya belum bisa memprediksi kapan puncaknya.
"Selama, masih periode gerhana masih pasang. (Untuk ombak) iya lebih tinggi dari normalnya. Kalau pada saat pasang sampai ke daratan," jelasnya.
Menurutnya, terjadinya fenomena pasang surut di setiap daerah di Bali berbeda-beda dan hal ini adalah fenomena alami dan terjadi setiap tahunnya ketika usai gerhana total.
"Bumi, kan selalu berputar pada saat pasang tentu nanti surut. Jadi satu hari kadang dua kali pasang dua kali surut, tapi kadang tiga kali pasang satu kali surut. Jadi beda-beda setiap lokasinya," ujarnya.
Ia menerangkan, untuk tinggi gelombang tiga sampai empat meter di selat Bali bagian selatan terus ada juga di perairan antara NTB dan Bali.
"Lebih baik masyarakat mengindari ke pantai karena ombak lebih tinggi dari normalnya. Terutama, yang gelombangnya tinggi di Sanur, Seminyak, Kuta dan wilayah penyebrangan," ujar Dwi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 288 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 218 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 212 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 191 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 186 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar