Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
2 Bayi Hyena Lahir di Bali, Diberi Nama A’ali dan Amman
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Empat Hyena belang yang terdiri dari dua betina bernama Manama dan Adiiya, serta dua jantan bernama Hamad dan Riffa menjadi idola pengunjung Bali Safari Park.
Kini, di bulan April kemarin kembali bertambah lagi dengan kehadiran dua bayi Hyena jantan yang lahir dengan sehat di Bali Safari (28/4), dari pasangan indukan Adiiya dan pejantan Hamad. Kedua bayi jantan ini diberikan nama A’ali dan Amman oleh tim satwa Bali Safari.
“Dua bayi Hyena yang masih berusia 1 bulan ini, kini dirawat secara intensif oleh tim dokter. Pasalnya, setelah 6 hari lahir, ASI ibu Adiiya tidak mencukupi kebutuhan anakannya. Karena itu, sebagai gantinya, bayi-bayi Hyena mendapat susu formula setiap 4 jam," ujar dr. Yohana Kusumaningtyas, dokter hewan senior Bali Safari, Rabu (9/6).
Ia menerangkan dosis susu formula kemudian disesuaikan dengan pertumbuhan dan hasil timbangan berat badan harian.
Setelah 2 minggu sejak lahir, mata bayi sudah terbuka. Seminggu kemudian, giginya mulai tumbuh dan dia belajar berjalan. Baru setelah dia menginjak usia 1 bulan diperkenalkan dengan makanan pendamping dengan susu. Kelahiran bayi-bayi Hyena di Bali Safari merupakan kebanggaan tersendiri bagi Bali Safari.
“Kelahiran baby Hyena merupakan hasil kerja keras semua pihak di Bali Safari, termasuk para penjaga satwa yang konsisten menerapkan prinsip-prinsip konservasi satwa yang baik,” ujar Asisten Kurator Bali Safari, Nyoman Suartawan.
Dia berharap akan lebih banyak lagi konservasi satwa di Bali Safari, baik endemik Indonesia maupun dari luar negeri.
Keberhasilan konservasi Hyena tentunya juga terwujud berkat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat yang tidak pernah lelah dalam mendukung kegiatan konservasi satwa di Bali Safari, dengan berkunjung ke Bali Safari Park.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun