Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
KNKT Akan Investigasi Penyebab Tenggelamnya KMP Yunicee
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT akan investigasi KMP Yunicee tenggelam di Selat Bali atau di perairan Pelabuhan Gilimanuk Selasa (29/6/2021) pukul 19.06 WITA.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa KMP. Yunice dengan rute Ketapang-Gilimanuk malam hari ini, sekitar pukul 19.06 WITA. Pihak kami langsung berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan KNKT untuk melakukan evakuasi di lokasi kejadian," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Selasa malam.
Sementara itu, sebanyak 6 jenazah korban KMP Yunicee tenggelam dievakuasi ke RSU Negara, Bali. Sementara korban selamat masih dievakuasi di Pelabuhan Gilimanuk.
KMP Yunicee bawa 41 penumpang dan 15 anak buah kapal atua ABK. Kapal Yunicee tenggelam di Selat Bali. Sementara tim gabungan masih terus melakukan pencarian penumpang lainnya.
"Sampai saat ini ditemukan enam penumpang meninggal dunia," kata Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi I Ketut Gede Adi Wibawa, di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa malam.
Jenazah enam penumpang (tiga laki-laki dan tiga perempuan) itu selanjutnya dibawa ke RSU Negara. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pencarian dan evakuasi penumpang KMP Yunicee yang tenggelam setelah terseret arus juga dilakukan tim di Perairan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Korban yang ditemukan langsung dibawa ke lokasi terdekat.
Sumber: Antara
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4130 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun