Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
KMP Yunicee Terdeteksi Tenggelam dalam Posisi Tidak Terbalik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kapal perang Rebuplik Indonesia (KRI) Rigel bernomor lambung 933 berhasil menemukan titik lokasi tenggelamnya bangkai kapal motor penumpang KMP Yunicee di perairan Gilimanuk, Kamis (1/7/2021).
Dari hasil pemantuan Echoshounder Multibeam 2040 yang dimiliki oleh KRI Rigel, bangkai KMP Yunicee tersebut tenggelam di posisi, 10 derajat Lintang Selatan dan 114,25 derajat Bujur Timur
Dari hasil pemantauan peralatan canggih di dalam KRI, kondisi kapal dalam posisi duduk atau tidak dalam posisi terbalik, pada kedalaman 72, hingga 78 meter di dasar laut.
Sementara, jarak kapal dengan daratan terdekat hanya mencapai 420 meter, atau kurang lebih 1,65 kilometer dari pelabuhan Gilimanuk, Bali.
KMP Yunicee ini membawa 17 truk sedang, enam kendaraan roda empat, dan 2 sepeda motor. Semuanya juga ikut tenggelam ke dasar laut karena masih terjebak di dalam kapal. Selain menemukan titik lokasi tenggelamnya kapal, KRI Rigel juga berhasil menemukan beberapa peralatan milik KMP Yunicee. Diantaranya dua life jacket, perahu penyelamat, dayung, makanan, dan air minum darurat.
Hingga kini, pihak TNI Angkatan Laut masih terus melakukan penyisiran ke arah selatan perairan Selat Bali untuk mencari belasan korban yang belum ditemukan dengan melibatkan 3 kapal perang milik TNI Angkatan Laut.
Selain KRI Rigel 933, KRI Soputan 923, dan KRI Singa 651 juga ikut diterjunkan dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Yunicee.
Sementara itu, terdeteksinya bangkai KMP Yunicee ini menepis dugaan hilangnya bangkai kapal karena terseret arus. Pihak TNI Angkatan Laut meyakini, jika memang bangkai kapal terbawa arus dasar laut, pergeseran kapal tak terjadi terlalu jauh dari titik lokasi awal tenggelamnya kapal.
"Hal ini diyakini karena bangkai kapal bertonase 922 ton tersebut terdeteksi tenggelam dalam posisi tidak terbalik," ugkap Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim selaku Komandan KRI Rigel 933.
Sementara itu, proses pencarian korban tenggelam kapal akan terus dioptimalkan oleh tim SAR TNI Angkatan Laut. Pihak TNI Angkatan Laut juga akan memperluas jangkauan pencarian.
Jika pencarian sebelumnya dilakukan hingga radius 9 mill dari titik tenggelamnya kapal, di hari ke-empat proses pencarian, radius pencarian akan diperluas sejauh 5 mill ke arah selatan/ dan utara. Karena dimungkinkan korban hanyut sudah lebih lauh setelah terseret ganasnya perairan Selat Bali.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun