Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Petugas PPKM Kena Omel Emak-Emak Penjual Buah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral video sosok emak-emak marah ke Satpol PP diduga terjadi di Bangkalan, Madura. Emak penjual buah itu marah lantaran lapaknya dipaksa tutup akibat PPKM darurat.
Sebuah video yang merekam seorang emak-emak pedagang kaki lima (PKL) tengah ngomel viral di media sosial. Emak-emak tersebut diduga protes kepada Satpol PP dan berharap bisa berjualan meski pandemi virus Covid-19.
Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun instagram @wecarebangkalanmadura.
Dengan nada kesal, emak-emak penjual buah tersebut tampak protes karena dijaga banyak petugas saat berjualan. Sejumlah petugas yang ada di video itu juga merespon emak-emak yang mengenakan daster biru corak tersebut dengan santai. Namun, petugas yang lain tampak hanya terdiam tak berkutik mendengarkan omelan tersebut.
Emak-emak itu juga terus mengomel karena mengaku mencari uang (nafkah) hanya dengan berdagang, sebab dirinya juga harus menghidupi lima orang anak. Dia juga protes karena jika tidak berdagang tidak bisa makan.
Video tersebut pun mendapat beragam respon dari warganet.
“Jualan gak boleh,wna masuk saat ppkm boleh,lucunya Indonesia,” tulis @bl_***3.
“Kalau tutup harus di kasih kompensasi biar adil,” imbuh @ef***y_fen.
“Sepertinya petugas antara nahan tawa & nahan kesel,” celetuk @ual***ir.
“Emak emak dilawan,” ujar @fa***iyah.arafat.
“Wes pokok eng SETUJU KULEH BOK ke sampean.. berani melarang juga berani membantu rakyat.. SABAR BOK GHI,” kata @u***_coyy.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3841 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1787 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang